Apa yang Sudah Anda Tanam?

Renungan Harian / 26 October 2024

Apa yang Sudah Anda Tanam?
Lori Official Writer
      3863

Selamat pagi! Hari ini adalah kesempatan baru untuk bertumbuh dan memberi dampak. Sebelum kita memulai aktivitas, mari luangkan waktu sejenak untuk merenungkan bagaimana Tuhan bisa bekerja melalui langkah-langkah kecil yang kita ambil.  

 

Ayat Renungan: Yohanes 12: 24“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.”

 

Bayangkan seorang petani yang ingin ladangnya menghasilkan panen berlimpah. Jika hanya berangan-angan tanpa mulai menanam, tentu tidak ada hasil yang diperoleh. Apalagi bila ladangnya gersang, ia perlu bekerja keras menggemburkan tanah dan menyiapkan pupuk. Barulah benih bisa ditanam.

Dalam hidup ini, kita mungkin juga rindu memberi dampak bagi orang lain. Namun, terkadang kita hanya menunggu petunjuk lebih lanjut tanpa mengambil langkah pertama. Seringkali Tuhan justru menunggu kita untuk mulai menabur dari apa yang ada pada kita. Dia berkata, “Aku menantikan kamu untuk menanam benihmu.”

Meminta tuntunan Tuhan adalah langkah awal yang penting. Tetapi setelah itu, kita perlu bertindak. Seperti biji gandum yang baru bisa menghasilkan banyak buah setelah ditanam dan "mati" di dalam tanah (Yohanes 12:24), demikian pula Tuhan ingin kita mulai menabur dengan iman, meski apa yang kita miliki tampak kecil.

Menabur dari apa yang ada di tangan kita berarti memulai dari apa yang kita punya. Jika kita ingin hidup kita menjadi berkat, mulailah dengan memberikan perhatian dan bantuan kepada mereka di sekitar kita. Jika kita rindu lebih banyak orang mengenal kasih Tuhan, mulailah melangkah dan bagikan kasih-Nya melalui perkataan dan tindakan.

Tuhan menghargai orang yang bertindak dengan iman, sebab melalui langkah kecil itu, kita menunjukkan kesediaan untuk memberi dan menabur dari hati yang tulus.

Action: Apa satu hal yang Anda rindu lakukan untuk Tuhan atau orang lain, namun masih ragu untuk memulainya? Renungkan apa yang sudah Tuhan taruh dalam hidup Anda, dan mulailah memakainya untuk menjawab kerinduan itu. Tanam benih yang kecil sekalipun, dan percayalah, Tuhan akan menggunakannya untuk menghasilkan buah yang berlimpah.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?