Beberapa waktu ini, pemerintah Indonesia terus mendengungkan mitigasi bencana dan waspada ancaman gempa megathrust. Gempa merupakan bencana alam yang tidak bisa diprediksi, namun karena Indonesia berada dalam ring of fire yang merupakan wilayah rawan gempa, ancaman bencana gempa tidak bisa dianggap enteng.
Namun tahukah Anda bahwa Alkitab juga mencatat berbagai peristiwa gempa? Ada berbagai kejadian di Alkitab dimana tanah bergerak, tanah bergetar dan bahkan dituliskan secara jelas gempa. Selain itu ada nubuatan akan terjadinya gempa besar di depan nanti, kapan itu dan apa alasannya?
Mari kita selidiki bersama dalam Fakta Alkitab kali ini.
Pada hari ketiga penciptaan, Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. (Kejadian 1:9-10)
Walau tidak dituliskan saat itu terjadi gempa bumi, namun para ahli berpendapat bahwa peristiwa ini adalah terjadinya pergerakan kerak bumi sehingga munculnya daratan. Pergerakan besar pada lempengan bumi tersebut tentunya menimbulkan getaran hebat, sehingga para ahli memperkirakan pada saat itu terjadi gempa bumi.
Berdasarkan catatan Alkitab, Sodom dan Gomora dihukum Allah dengan belerang dan api dari langit (Kejadian 19:24-28). Salah satu teori yang paling umum adalah bahwa "belerang dan api" mungkin merujuk pada aktivitas vulkanik atau letusan gas alam yang mengandung belerang di daerah sekitar Laut Mati, di mana Sodom dan Gomora dipercaya pernah berada.
Gas belerang yang terbakar dapat menghasilkan "hujan belerang" yang mematikan, yang cocok dengan deskripsi Alkitab. Jika hal ini memang karena aktivitas vulkanik, maka gempa akan mengikuti peristiwa mengerikan ini.
Dalam Keluaran 19:7-18 dituliskan bagaimana proses Tuhan menemui secara langsung Musa dan bangsa Israel. Karena kedasyatan Tuhan, saat itu suara Tuhan seperti gemuruh dan bumi gemetar, dalam terjemahan lain dituliskan, “seluruh gunung itu bergoncang seperti ada gempa yang dahsyat.”
BACA JUGA:
Gempa Gunung Kidul Berkaitan dengan Gempa Megathrust?
Waspada Bahaya Gempa Megathrust, Berikut Panduan Mitigasi Hadapi Bencana
Alkitab mencatat bahwa bumi terbelah dan menelan Korah dan pengikutnya sebagai hukuman dari Tuhan (Bilangan 16:31-33). Peristiwa tanah terbelah dan tertutup kembali tersebut diperkirakan para ahli sebagai peristiwa gempa bumi, namun Alkitab menekankan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan supranatural Tuhan daripada fenomena alam.
Alkitab mencatat bahwa terjadi gempa bumi ketika Yonatan menyerang kamp Filistin, yang menyebabkan kebingungan di antara musuh (1 Samuel 14:15). Peristiwa tersebut terjadi di dekat Geba, dalam terjemahan FAYH dikatakan bahwa, “Pada waktu itu terjadilah gempa bumi yang menambah kegentaran mereka.”
Setelah membunuh ratusan nabi Baal, Elia menimbulkan kemarahan Raja Ahab dan Ratu Izebel. Bahkan Izebel bersumpah akan membunuh Elia dan ancaman tersebut membuat Elia ketakutan serta depresi. Saat menantikan Tuhan sendirian di Gunung Horeb, Elia mengalami berbagai fenomena alam, salah satunya adalah gempa (1 Raja-raja 19:11-12).