Dika, Anak yang  Pemarah Mengalami Perubahan di School of Life
Sumber: Jawaban.com

Family / 30 May 2024

Kalangan Sendiri

Dika, Anak yang Pemarah Mengalami Perubahan di School of Life

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
732

Dika (11 tahun) merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan saat ini ia tinggal bersama neneknya seorang. Ada sebuah kebiasaan buruk yang tumbuh di dalam diri Dika sejak ia kecil. Namun kebiasaan itu perlahan berubah setelah ia mendapatkan bimbingan yang tepat.  

Sejak bulan Desember tahun lalu, Dika terpaksa tinggal terpisah dari orang tuanya. Ia tinggal bersama neneknya, sementara orangtuanya pergi bekerja di Palembang membawa adiknya yang masih berusia 4 tahun.  

Namun ada kebiasaan buruk Dika yang ibunya sesalkan, yaitu Dika akan marah-marah dan demam secara tiba-tiba jika permintaannya tidak langsung dituruti. “Dulu, Dika itu anaknya keras. Dulu kalau dia minta sesuatu, nggak diturutin yoo mesti sakit. Suka marah-marah, kalau dibilangin, yagitu...” ungkap ibunya.  

BACA JUGA :  Tumbuh Menjadi Anak yang Emosional Karena Jauh dari Orang Tua, Fitri Berubah Berkat Ini 

Sebenarnya ibunya juga bingung, apa yang membuat Dika tumbuh menjadi anak yang seperti itu. Kemungkinannya adalah karena nenek Dika yang terbiasa memanjakan Dika sejak kecil. 

Akibatnya, Dika sering marah dan ngambek ketika keinginannya tidak terpenuhi. Bahkan, jika terlalu lama tidak dipenuhi, Dika bisa sampai sakit demam. Sikap ini membuat Dika hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengharapkan semua keinginannya harus segera dituruti. 

Hingga sikapnya mulai berubah setelah Dika mengikuti kelas pembinaan karakter di School of Life. Saat itu sedang menayangkan animasi kisah alkitab dari kurikulum Superbook, yaitu kisah Daud dan Saul.  

Dari kisah Daud dan Saul, Dika belajar tentang bagaimana Daud memiliki kesabaran dan mampu mengendalikan emosinya, meski mau dibunuh oleh Saul. Kemudian pelajaran saat itu didukung oleh salah satu ayat yang menjadi pegangan Dika adalah Efesus 4:26: "Apabila kamu menjadi amarah, janganlah berbuat dosa lagi: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu".  

BACA JUGA : Luar Biasa, Anak yang Mudah Marah Ini Mengalami Perubahan Berkat Hal Ini

Tidak spontan, namun perubahan didalam diri Dika mulai terlihat di mana Dika kini lebih sabar dan pengertian. Ia mulai memahami bahwa tidak semua yang diinginkannya harus segera dipenuhi. Dika tidak lagi marah-marah jika keinginannya tidak dituruti, dan lebih bisa mengendalikan dirinya.  

Nenek dan orangtuanya merasa bersyukur dan bangga melihat perubahan Dika. “Sekarang dia udah banyak perubahan, kami bersyukurnya, Dika udah mulai punya lah rasa sabar. Segala sesuatu kalau dia bilang ‘ibu minta ini’ lalu saya jawab, ‘kakak sabar, ibu belum punya uang’ nah dia sekarang langsung jawab, ‘oh yaudah, bu. Nggakpapa..’ beda lah dengan yang dulu...” tutur Ibu Dika.  

Perjalanan Dika dalam mengubah sikap egoisnya menjadi lebih sabar dan pengertian adalah contoh bagaimana pendidikan karakter yang tepat dan nilai kebaikan dari tokoh alkitab dapat membawa perubahan positif dalam diri seorang anak. Pengendalian diri dan kesabaran yang ia contoh dari Daud membawa dampak yang besar bagi Dika dan keluarganya.  

Beri dukungan Anda pada pemuridan Superbook yang dilakukan oleh CBN dalam menyampaikan injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka. Klik tombol di bawah ini dan jadilah berkat bagi mereka! 

DONASI SEKARANG!

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami