Belva Telah Menenangkan Badai Kebencian di Dalam Dirinya
Sumber: Jawaban.com

Family / 7 May 2024

Kalangan Sendiri

Belva Telah Menenangkan Badai Kebencian di Dalam Dirinya

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
531

Dalam kehidupan keluarga, konflik antara orang tua bisa memiliki pengaruh yang besar terhadap tumbuh kembang anak-anak. Salah satunya pernah terjadi pada seorang anak dari sekolah minggu Superbook, Belva.  

Belva merupakan anak satu-satunya dari orang tua yang berbeda keyakinan, pertengkaran yang ia saksikan terus menerus menimbulkan sebuah kebencian di dalam diri Belva.  Pertengkaran tersebut ternyata berujung pada perpisahan antar kedua orang tuanya. Hal inilah yang membuat Belva semakin membenci ayahnya dan beberapa kali menolak untuk bertemu.  

Meskipun sudah dibujuk, Belva tetap menolak untuk bertemu hingga suatu kali ketika Belva dan teman-temannya mengikuti ibadah sekolah minggu, mereka belajar menggunakan kurikulum Superbook dan menonton animasi alkitab tentang kisah Paulus yang bertarung di tengah badai. 

BACA JUGA : Serolin yang Tertutup Menjadi Pribadi yang Berbeda Setelah Memahami Arti Kematian Yesus

Setelah video ditayangkan guru sekolah minggu menjelaskan seperti apa ‘badai’ yang dihadapi oleh manusia dalam hidup. Sehingga memunculkan pertanyaan dari Belva, "Kalau ayah sama ibu tidak tinggal bareng, apa itu juga sama seperti badai?" Pertanyaan ini menggambarkan bagaimana Belva mulai memahami bahwa konflik orang tuanya juga merupakan "badai" dalam kehidupannya. 

Melalui bimbingan dan dukungan dari kakak Sekolah Minggu serta guru-gurunya, lewat momen tersebut Belva mulai memahami bahwa mengampuni adalah langkah awal dalam memperbaiki hubungan dengan ayahnya. Mengambil contoh dari kisah Paulus, Belva belajar untuk lebih banyak berdoa bagi hubungan ayah dan ibunya.  

BACA JUGA : Pernah Mencuri Uang Ibunya, Nurul Menerima Pengampunan Berkat Superbook

Proses ini tidak mudah, tetapi dengan tekad dan dukungan, Belva mulai membuka diri untuk berkomunikasi dengan ayahnya lagi. Secara perlahan ia mulai mau menerima panggilan telepon dari ayahnya hingga akhirnya bisa bertemu. Belva menunjukkan perubahan yang luar biasa dalam sikapnya dalam menerima keadaan.  

Ibu Belva bersyukur atas apa yang anaknya alami, sebuah perubahan yang ia lihat tidak hanya dari cara Belva menerima keadaan. Tetapi keceriaan yang Belva tunjukkan secara perlahan.  

Beri dukungan Anda pada pemuridan Superbook yang dilakukan oleh CBN dalam menyampaikan injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka. Klik tombol di bawah ini dan jadilah berkat bagi mereka! 

 

JADILAH BERKAT! 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami