Menumbuhkan Citra Diri Sehat di Era Serbuan Konten Kecantikan Media Sosial
Sumber: Canva.com

Parenting / 5 April 2024

Kalangan Sendiri

Menumbuhkan Citra Diri Sehat di Era Serbuan Konten Kecantikan Media Sosial

Aprita L Ekanaru Official Writer
382

Di era digital ini, media sosial bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, ia menghubungkan kita dengan dunia luar. Di sisi lain, ia membombardir kita dengan konten tentang standar kecantikan yang tak jarang menyesatkan dan merugikan. Hal ini dapat memicu krisis citra diri, terutama bagi remaja dan generasi muda.

Sebagai orang Kristen, kita diajak untuk memiliki citra diri yang sehat, yang berlandaskan pada nilai-nilai Kristiani. Alkitab mengajarkan bahwa kecantikan sejati tidak terletak pada penampilan fisik semata, melainkan pada karakter dan hati yang terdalam.

1. Keindahan Sejati Berasal dari Dalam

Mazmur 45:13-14 berkata, "Putri raja itu semarak dalam istana; emas tenunan menjadi pakaiannya. Berhiaslah ia dengan kain lenan halus dan kain ungu, diantarkan kepada raja dengan diiringi gadis-gadis perawan, sahabat-sahabatnya."

Ayat ini menggambarkan keindahan seorang putri raja, bukan hanya dari pakaiannya yang indah, tetapi juga dari karakternya yang mulia. Kecantikan fisiknya hanyalah perwujudan dari kecantikan batinnya yang bercahaya.

2. Menghargai Keunikan Ciptaan Tuhan

Kejadian 1:27 menegaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Ini berarti bahwa setiap manusia memiliki nilai dan keistimewaan yang unik. Kita tidak perlu terjebak dalam standar kecantikan yang dipaksakan oleh media sosial.

3. Fokus pada Kekuatan dan Kelebihan Diri

Efesus 2:10 menyatakan bahwa kita adalah buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. Kita memiliki talenta dan potensi yang luar biasa untuk berkarya dan menjadi berkat bagi orang lain.

4. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

1 Korintus 6:19-20 mengingatkan kita bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan fisik dan mental dengan baik. Makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan memiliki waktu istirahat yang cukup.

5. Membangun Relasi yang Sehat

Amsal 17:17 menggarisbawahi bahwa sahabat yang setia mengasihi setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran. Kita perlu membangun relasi yang sehat dengan orang-orang yang mendukung dan menghargai kita apa adanya.

6. Mengisi Pikiran dengan Hal Positif

Filipi 4:8 mendorong kita untuk memikirkan hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, dan yang patut dipuji. Kita perlu mengisi pikiran kita dengan konten positif yang membangun karakter dan citra diri yang sehat.

7.  Berdoa untuk Memiliki Hati yang Bersyukur

Bersyukurlah atas semua berkat yang kita miliki, baik fisik maupun non-fisik. Rasa syukur akan membantu anak melihat diri dengan lebih positif.

Menumbuhkan gambar diri yang sehat membutuhkan waktu dan usaha. Ajarkan anak agar jangan mudah terpengaruh dengan konten sosmed yang menampilkan standar kecantikan yang tidak realistis. Ingatlah bahwa kita berharga di mata Allah dan memiliki keindahan yang unik dan istimewa.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami