Perubahan Luar Biasa Rafael Setelah Menonton Kisah Alkitab Ini
Sumber: jawaban.com

Family / 4 April 2024

Kalangan Sendiri

Perubahan Luar Biasa Rafael Setelah Menonton Kisah Alkitab Ini

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
714

Rafael adalah salah satu anak sekolah minggu dari GKMI Ekaristi Pringsewu, saat ini usianya sudah 12 tahun. Ia juga mengikuti sanggar belajar anak School of Life, disinilah Rafael mengalami perubahan yang luar biasa.  

Sejak kecil Rafael tidak terbiasa berdoa, di rumahnya juga tidak ada yang mengajarkan Rafael karena kedua orang tuanya sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Kedua orang tuanya bekerja sebagai pencari barang rongsok keliling hingga malam hari. Kebiasaan Rafael yang tidak pernah berdoa ini berdampak pada teman-temannya di School of Life.  

Pertama kali bergabung ke School of Life, Rafael sering menggangu teman-temannya yang sedang berdoa. Beberapa kali ditegur oleh tutor di School of Life tidak membuat Rafael jera. Beberapa kali ia diminta maju kedepan untuk memimpin doa, ia tidak mau dengan alasan tidak bisa berdoa. Saat itulah tutor mengetahui kalau Rafael di rumah tidak dibiasakan untuk berdoa oleh kedua orang tuanya. 

BACA JUGA :  Aku Bersyukur Karena Aku Anak yang Jujur!

Rafael dibimbing dan diarahkan untuk mau berdoa oleh tutor School of Life. Hingga akhirnya setelah 3 bulan lebih ia dibimbing, ia mulai menunjukkan perubahan. Saat ia ditunjuk untuk memimpin berdoa di depan, ia langsung mau. Bahkan ia bisa memimpin doa sendiri tanpa dibimbing oleh tutor School of Life. 

Perubahan ini terlihat setelah School of Life menayangkan kisah alkitab Superbook tentang “Auman Singa atau Daniel di Gua Singa”. Seperti biasanya, tutor School of Life akan meminta pendapat anak-anak tentang apa yang mereka pelajari dari kisah ini. Rafael mengatakan, “Daniel tekun dalam berdoa, jadi dia tidak takut bahaya...” Di hari itulah Daniel menjadi satu tokoh yang Rafael kagumi.  

BACA JUGA  : Hal Inilah yang Mengetuk Hati Wilis Sehingga Ia Mau Bertobat

Sejak hari itu Daniel semakin rajin berdoa kepada Tuhan, baik di sekolah dan di rumah. Ketika ditanya biasanya dia berdoa saat kapan saja, ia menjawab “saat pagi hari dan malam hari..” 

Ibu Rafael juga menambahkan, “Rafael memang tidak pernah berdoa dirumah,bahkan sudah lama dia tidak mengikuti sekolah minggu. Untuk berdoa dia sering kesulitan mengungkapkan dengan kata-katanya sendiri. Namun sekarang Ada perubahan dalam diri Rafael sejak ia mengikuti kegiatan School of Life. Ia sekarang sudah bisa berdoa sendiri.” 

Langkah sederhana yang Rafael ambil dengan bertekun dalam berdoa ketika pagi hari dan malam hari adalah bentuk perubahan besar yang bisa terjadi pada siapapun. Rafael menunjukkan bahwa siapapun bisa berubah jika mau belajar.  

Saat ini CBN sudah melayani 3.720 anak lewat Sanggar Belajar Anak School of Life (SoL) di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal yang memerlukan akses pendidikan bagi mereka. Ayo, ambil bagian untuk menjadi berkat bagi mereka dengan klik link dibawah ini! 

 

SAYA MAU JADI BERKAT! 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami