Aku Bersyukur Karena Aku Anak yang Jujur!
Sumber: Canva.com

Family / 2 April 2024

Kalangan Sendiri

Aku Bersyukur Karena Aku Anak yang Jujur!

Aprita L Ekanaru Official Writer
435

Halo, namaku Benetha, atau biasa dipanggil Netha. Aku adalah putri kedua dari Bapak Yance dan Ibu Yenny. Saat ini, aku duduk di kelas 3 SD. Meskipun aku anak bungsu, aku diajarkan untuk  terbiasa mandiri. Setiap pagi, aku harus membereskan kamar sendiri lalu membaca Alkitab, baru kemudian mandi pagi untuk persiapan berangkat ke sekolah.

Suatu hari, setelah pulang dari sekolah, aku menceritakan kepada mama tentang kejengkelanku kepada dua teman sekelas yang telah berbohong kepada guru. Ceritanya begini, aku lupa membawa buku paket Pelajaran Agama. Guru di kelas biasanya akan mengurangi point jika ada yang lupa membawa buku atau tidak mengerjakan PR. Aku jujur kepada guru bahwa aku lupa membawa buku paket karena semalam buku paketnya diberi sampul, lalu aku lupa memasukkannya ke dalam tas. Sayangnya, pointku langsung dikurangi.

Yang membuatku jengkel adalah aku tahu ada 2 teman sekelas yang tidak mengerjakan PR pelajaran Agama, tetapi ketika ditanya oleh guru, mereka tidak mau mengakui sehingga point mereka tidak dikurangi padahal seharusnya jika tidak mengerjakan PR, bisa dikurangi 2 point. Setelah berdiskusi dengan mama, mama mengatakan bahwa tidak perlu marah kepada teman yang berbohong, karena apa yang aku lakukan sudah benar, yaitu berani jujur walau resikonya point harus dikurangi. Tuhan senang kepada anak yang jujur. Anak yang jujur, disayang Tuhan.

Malam harinya, sebelum tidur, seperti biasa aku membaca Alkitab dan aku membaca kisah tentang Ayub yang saleh dan jujur. Aku juga teringat akan film di Superbook yang pernah aku tonton di School Of Life. Aku ingat, Ayub adalah orang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Esoknya saat di SOL, aku bertanya kepada tutor SOL mengapa Ayub dikatakan jujur. Tutor SOL menjelaskan bahwa Tuhan sendiri yang memuji kejujuran Ayub dan kejujuran Ayub menolong Ayub tetap kuat dalam tekanan, sehingga akhirnya keadaannya dipulihkan oleh Tuhan.

Penjelasan dari tutor SOL membuat aku bersemangat untuk tetap bertindak jujur. Aku tidak lagi jengkel kepada teman yang telah berbohong. Aku bersyukur mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, bahwa kejujuran dan kebenaran membuat hati sukacita dan diberkati Tuhan. Aku bertekad untuk tetap jujur dalam mengerjakan segala sesuatu. Dan yang luar biasa, aku tidak jengkel kepada teman yang telah berbuat curang bahkan bisa mengingatkan teman-temanku. Melalui Film Superbook, Tuhan bekerja menjamah hatiku yang semula jengkel menjadi bersyukur. 

 

Beri dukungan Anda pada pemuridan Superbook yang dilakukan oleh CBN dalam menyampaikan injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka. Klik tombol di bawah ini dan jadilah berkat bagi mereka! 

SAYA MAU JADI BERKAT! 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami