Makna Pesan Paskah 2024 dari PGI untuk Seluruh Umat Kristen
Sumber: jawaban.com

News / 26 March 2024

Kalangan Sendiri

Makna Pesan Paskah 2024 dari PGI untuk Seluruh Umat Kristen

Claudia Jessica Official Writer
1443

Setelah menetapkan tema paskah, Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) akhirnya merilis pesan paskah 2024 untuk seluruh umat Kristen.

Pesan Paskah ini resmi dikeluarkan pada Selasa, 26 Maret 2024 melalui laman resmi pgi.or.id.

Berikut ini pesan Paskah 2024 dari PGI yang dikeluakan oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom dan Sekretaris Umum Pdt. Jacklevyn F. Manuputty.

 

PESAN PASKAH 2024 “HIDUP SEBAGAI ALAT KEBENARAN-NYA”

(Roma 6:13)

Saudara-saudari seiman di dalam Kristus,

Kita telah memasuki masa Paskah 2024. Tema Paskah PGI tahun ini adalah “Hidup sebagai Alat Kebenaran-Nya” dengan merujuk pada Roma 6:13. Dalam bagian ini, Rasul Paulus menegaskan bahwa kematian dan kebangkitan Kristus telah menyelamatkan manusia dari tubuh dosa, yakni keseluruhan pribadi manusia yang memiliki kecenderungan tak terhindarkan untuk berdosa. Melalui baptisan, tubuh dosa tersebut telah tersalib bersama Yesus untuk hidup secara baru. Orang percaya yang telah lepas dari kuasa dosa diundang masuk ke dalam kehidupan baru bagi Allah melalui Yesus Kristus dalam kuasa Roh Kudus. Hidup dalam Kristus adalah hidup yang berserah kepada Allah dan memberikan tubuh sebagai senjata atau alat kebenaran Allah.

Paulus memakai bahasa pertempuran ketika ia menasihati jemaat Roma untuk menjadi “senjata kebenaran,” demi melawan kuasa dosa yang memakai manusia sebagai “senjata kelaliman.” Sebagai senjata atau alat kebenaran, kita harus berjuang melawan kelaliman sekaligus berjuang menghadirkan kehendak Allah bagi seluruh ciptaan. Memberikan tubuh sebagai alat kebenaran Allah berbicara tentang etika kehidupan dan integritas orang percaya. Seluruh anggota tubuh kita dipakai untuk mewujudkan kebenaran Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali diperhadapkan pada proses pengambilan keputusan untuk membuat pilihan-pilihan. Integritas orang percaya diuji ketika ia diperhadapkan pada pilihan-pilihan tersebut. Ada banyak godaan yang sering kali melemahkan manusia hingga manusia memilih untuk hidup dalam dosa dengan berbagai gejalanya, seperti percabulan, penyembahan berhala, perselisihan, perpecahan, kepentingan diri sendiri, kemabukan, pesta pora, pendeknya segala perilaku destruktif yang mengacaukan hubungan manusia dengan Allah dan sesama ciptaan-Nya (lihat Gal. 5:19-21).

Melalui kebangkitan Kristus, kita diajak untuk memilih berdasarkan etika kehidupan dan integritas Kristiani. Dalam etika Kristiani, kita setidaknya dituntun lewat tiga kriteria penilaian, yakni kebenaran, kasih, dan kebebasan. Kebenaran berdasarkan iman kepada Kristus menuntun umat beriman kepada kekudusan hidup. Kasih didasarkan pada kebajikan Kristiani, yakni kualitas yang mengarahkan orang percaya untuk bertindak bijaksana, menghindari godaan, dan memperjuangkan hidup yang berkeadilan dan berkeadaban. Kebebasan yang dimaksud adalah kemerdekaan untuk mengabdi kepada perintah Allah dan melawan kuasa dosa.

 

Halaman selanjutnya →

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami