Berkat Inilah Berryl Tidak Mudah Terserang Penyakit
Sumber: jawaban.com

Family / 26 February 2024

Kalangan Sendiri

Berkat Inilah Berryl Tidak Mudah Terserang Penyakit

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
415

Berryl adalah siswa dari PAUD Pengharapan Sejati, ia dikenal sebagai anak yang sering lesu jika berada di kelas. Saat belajar dan melakukan kegiatan ia terlihat tidak antusias dan berenergi. Ia juga sering tidak hadir ke sekolah dengan alasan sakit dan kalau datang sekolah juga beberapa kali terlambat. Kebiasaan ini akhirnya menjadi perhatian khusus bagi guru-guru di PAUD Pengharapan Sejati. 

Ketika sedang belajar menggunakan Tema dari Super5 yaitu tentang  “Tanaman” anak-anak diminta untuk membawa bekal makanan yang sehat bergizi, berisi sayur, lauk, nasi dan buah. Saat itu Berryl dibawakan sayur dan buah oleh mamanya, namun ia tidak menyentuh sayur dan buah itu sama sekali. Ternyata setelah dicari tahu ke orang tua Berryl, ia memang tidak suka sayur dan buah apapun. Saat ditanyakan pada Berryl, ia mengatakan bahwa rasa sayur itu tidak enak. Maka guru-guru di PAUD menyimpulkan bahwa inilah yang membuat Berryl mudah terserang sakit dan terlihat lemas.  

BACA JUGA : Evelyn Belajar Berhutang Sejak Usianya 4 Tahun

Di pertemuan selanjutnya, masih mempelajari tema yang sama dari Kurikulum Super5. Anak-anak dari PAUD Pengharapan Sejati belajar mengenal tanaman dan manfaat dari tanaman tersebut. Menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan kreatif, guru PAUD memadukan kegiatan praktis dari bagaimana cara menanam dan merawat tanaman, serta cerita-cerita menarik tentang betapa ajaibnya tanaman bagi tubuh kita.  

Dengan pembelajaran yang disampaikan, secara perlahan Berryl dimotivasi lagi untuk makan sayur dan buah-buahan agar ia tidak mudah terserang penyakit. Hasilnya tidak spontan, namun kini Berryl sudah menunjukkan perubahan dari materi yang ia pelajari. Karena ia kini telah memiliki beberapa sayur yang ia sukai, seperti brokoli, wortel dan kentang. Buah yang ia sukai adalah buah semangka.  

Perubahan ini dapat dilihat langsung dari bagaimana lahapnya Berryl memakan bekal sayur dan buah yang ia bawa saat makan siang. Sekarang Berryl  sudah mulai terlihat berenergi dan aktif dalam mengikuti kegiatan dan pembelajaran. Kesaksian ini menunjukkan bagaimana metode pembelajaran yang tepat dapat membawa perubahan positif pada anak usia TK.  

Saat ini tim Kemanusiaan Cahaya Bagi Negeri sedang berupaya dalam menekan angka Gizi Buruk pada anak usia dini lewat Program Perbaikan Gizi pada anak PAUD di daerah tertinggal, terluar dan terdepan di Indonesia. Maka dari itu bergabunglah bersama kami untuk memberikan perhatian pada gizi generasi anak dengan memberikan donasi  DISINI.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami