17,95 Juta Remaja di Indonesia Terkena Penyakit Gangguan Mental, Orang Tua Harus Gimana?
Sumber: Canva.com

Parenting / 2 February 2024

Kalangan Sendiri

17,95 Juta Remaja di Indonesia Terkena Penyakit Gangguan Mental, Orang Tua Harus Gimana?

Aprita L Ekanaru Official Writer
1566

Hasil riset kolaboratif antara Universitas Gadjah Mada, University of Queensland, dan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health mengungkapkan realitas yang mengejutkan terkait kesehatan mental remaja di Indonesia. Dalam survei berjudul Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey (I-NAHMS), ditemukan bahwa sekitar 2,45 juta remaja (5,5%) termasuk dalam kelompok Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sementara 15,5 juta remaja lainnya (34,9%) masuk dalam kelompok Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Survei melibatkan 5.664 rumah tangga dengan remaja berusia 10-17 tahun, mengungkapkan bahwa setiap remaja setidaknya mengalami satu masalah kesehatan mental. Namun, hanya 2,6% dari mereka yang mengakses bantuan konseling. Temuan ini menyoroti urgensi perhatian terhadap kesehatan mental remaja di Indonesia dan perlunya upaya lebih lanjut dalam memberikan dukungan dan akses kepada mereka yang membutuhkan.

 

Berikut beberapa masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja:


1. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan cemas, khawatir, dan gelisah yang berlebihan. Gangguan kecemasan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti belajar, bekerja, dan menjalin hubungan sosial.

2. Depresi

Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan sedih, putus asa, dan kehilangan minat dalam aktivitas yang disukai. Depresi dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti gangguan tidur, gangguan makan, dan masalah belajar.

3. Gangguan makan

Gangguan makan adalah gangguan mental yang ditandai dengan gangguan pola makan yang abnormal. Gangguan makan yang sering terjadi pada remaja antara lain anoreksia nervosa, bulimia nervosa, dan binge eating disorder.

4. Perilaku berisiko tinggi

Perilaku berisiko tinggi adalah perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain. Perilaku berisiko tinggi yang sering terjadi pada remaja antara lain penyalahgunaan narkoba, alkohol, dan perilaku seksual berisiko.

5. Gangguan psikosis

Gangguan psikosis adalah gangguan mental yang ditandai dengan halusinasi, delusi, dan gangguan berpikir. Gangguan psikosis dapat menyebabkan remaja merasa tidak nyata dan tidak terhubung dengan dunia sekitarnya.

6. Gangguan emosi

Gangguan emosi adalah gangguan mental yang ditandai dengan kesulitan mengelola emosi. Remaja dengan gangguan emosi mungkin mudah marah, tersinggung, atau merasa sedih.

7. Menyakiti diri sendiri dan bunuh diri

Menyakiti diri sendiri dan bunuh diri adalah perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri. Menyakiti diri sendiri adalah perilaku yang dilakukan untuk melukai diri sendiri, baik secara fisik maupun emosional. Bunuh diri adalah perilaku yang dilakukan untuk mengakhiri hidup sendiri.

 

Cara Orang Tua Membantu Remaja dengan Masalah Kesehatan Mental


Orang tua memiliki peran penting dalam membantu remaja dengan masalah kesehatan mental. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua:

1. Jadilah pendengar yang baik

Hal pertama yang dapat dilakukan orang tua adalah menjadi pendengar yang baik bagi remaja. Dengarkan dengan penuh perhatian apa yang dirasakan dan dialami oleh remaja. Biarkan remaja merasa bahwa mereka dapat mempercayai orang tua untuk berbagi perasaan mereka.

2. Jangan menghakimi

Hindari menghakimi atau menyalahkan remaja atas masalah yang mereka alami. Hal ini dapat membuat remaja merasa semakin buruk dan semakin sulit untuk terbuka kepada orang tua.

3. Berikan dukungan

Berikan dukungan kepada remaja untuk mengatasi masalah mereka. Berikan semangat dan motivasi kepada mereka untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih baik.

4. Dorong remaja untuk mencari bantuan profesional

Jika masalah kesehatan mental yang dialami remaja cukup berat, dorong mereka untuk mencari bantuan profesional. Bantuan profesional dari psikolog atau psikiater dapat membantu remaja untuk mengatasi masalah mereka dan menjalani hidup dengan lebih baik.

Masalah kesehatan mental pada remaja merupakan masalah yang serius dan perlu ditangani dengan segera. Kita memiliki peran penting dalam membantu remaja mengatasi masalah kesehatan mental mereka. 

Jika saat ini sebagai orang tua Anda sedang mengalami kesulitan dalam mendampingi anak-anak Anda dan membutuhkan dukungan, mari hubungi kami di Layanan Doa dan Konseling CBN dengan KLIK DISINI. Kami dengan senang hati membantu Anda.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami