Survei Membuktikan! Ini 7 Alasan  Orang Terjerat Hutang
Sumber: Canva

Finance / 27 January 2024

Kalangan Sendiri

Survei Membuktikan! Ini 7 Alasan Orang Terjerat Hutang

Puji Astuti Official Writer
961

Banyak orang terlilit hutang, tapi gempuran iklan pinjol, pay later, kartu kredit, dan berbagai tawaran KTA hampir setiap hari meneror melalui telephon.  Mungkinkah hal ini juga berperan dengan banyaknya orang dan keluarga yang hidupnya hancur karena lilitan hutang? 

Data Pengguna PayLater dan Kartu Kredit 

Otoritas Jasa Keuangan mencatat bahwa jumlah kontrak pengguna Buy Now Pay Later atau PayLater telah mengalami pertumbuhan dari sebelumnya 18,18 juta kontrak atau sebesar 33,25% secara tahunan , menjadi 72,88 juta kontrak per Mei 2023. 

Sementara itu, riset yang dilakukan pada Maret 2022 menunjukkan bahwa hanya 6% konsumen di Indonesia yang menggunakan kartu kredit.  

6 Alasan Orang Gunakan Pinjol Atau PayLater 

Ada beberapa alasan mengapa orang tertarik dengan pinjaman online (pinjol) atau layanan PayLater: 

  1. Kemudahan dan Kecepatan: Pinjol menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam proses pinjaman. Peminjam bisa mendapatkan uang di hari yang sama tanpa harus melewati berbagai birokrasi yang sangat berbelit. 
  2. Situasi Mendesak: Banyak orang merasa terdesak dan tidak memiliki alternatif lain untuk memperoleh uang dengan cepat. 
  3. Tidak Terbuka pada Kerabat: Ada rasa malu meminjam uang ke kerabat terdekat. Dengan pinjol, orang bisa meminjam uang tanpa harus mendengarkan komentar orang lain. 
  4. Akses Mudah: Cukup mengunduh aplikasi, mengisi data diri, swafoto dengan KTP, lalu dana yang dibutuhkan cair dengan cepat. 
  5. Keamanan: Layanan PayLater dianggap aman karena sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. 
  6. Pilihan Tenor Bervariasi: Layanan pinjol dan PayLater menawarkan berbagai pilihan tenor pembayaran. 

Walau demikian, kemudahan-kemudahan yang ditawarkan tersebut malah menjebak banyak orang karena dianggap sebagai uang gampang yang bisa diakses kapan saja. Pada hal uang tersebut bukanlah uang mereka, dan harus tetap dibayar kembali.  

Survei Alasan Orang Terjerat Hutang 

Ada banyak alasan mengapa orang atau keluarga pada akhirnya terjerat dalam lilitan hutang dan sulit untuk lepas. Berikut adalah sebuah survey yang dilakukan di Amerika namun dapat memberikan sedikit gambaran yang sama dengan yang dialami di Indonesia saat ini. 

  1. Biaya hidup meningkat dan pendapatan tidak mencukupi: 23,6%. 
  2. Pengeluaran tak terduga: 20,1%. 
  3. Kondisi darurat karena masalah kesehatan: 12,1%. 
  4. Perbaikan mobil: 10,6%. 
  5. Terapi belanja / pengeluaran impulsif: 9,9%. 
  6. Kehilangan pekerjaan: 9,6%. 
  7. Perceraian: 2,6%. 

Selain itu, survei lain menunjukkan bahwa 55% responden mengutip keadaan ekonomi sebagai faktor utama yang mendorong mereka ke dalam hutang. Hampir 48% responden menyatakan penyebab hutang mereka pada pengaruh merajalela dari iklan dan konsumerisme. 

Dalam survei yang dilakukan oleh GOBankingRates, mayoritas responden, sebesar 59,16%, merasa mereka akan bebas dari hutang dalam lima tahun atau kurang. Anda sendiri, sudahkah menghitung berapa lama hingga Anda dapat melunasi hutang Anda? 

Cara Lepas Dari Lilitan Hutang 

Dari data yang diatas, kita memahami bahwa banyak orang terjerat dalam jerat hutang karena berbagai alasan, mulai dari pendapatan yang tidak mencukupi hingga godaan konsumerisme. Dalam menghadapi situasi ini, penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah bijaksana dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.  

Hal ini meliputi membuat anggaran yang realistis, menyisihkan dana darurat untuk kebutuhan tak terduga, dan mengendalikan dorongan untuk pengeluaran yang tidak perlu. Selain itu, sebagai orang Kristen, kita juga dipanggil untuk mempercayai Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk keuangan, serta mempraktikkan prinsip kesederhanaan dan kebijaksanaan dalam pengelolaan uang.  

Dalam Yakobus 1:5 menyatakan, “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.” Anda dapat bertanya dan meminta hikmat kepada Tuhan, termasuk dalam mengatasi masalah keuangan Anda. Karena Dialah sumber hikmat dan juga sumber segala berkat, dengan campur tangan-Nya pasti ada jalan keluar yang terbuka bagi Anda.   

Sebaliknya, kita juga harus melihat dengan belas kasihan pada mereka yang terjerat dalam hutang. Sebagai sesama manusia, kita perlu memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan untuk membantu mereka keluar dari jerat hutang ini.  

Bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral, nasihat, dan bimbingan dalam mengelola keuangan dengan bijaksana. Dengan mendukung satu sama lain dan menerapkan nilai-nilai kasih dalam tindakan kita, kita dapat menjadi alat bagi Tuhan dalam membantu sesama yang membutuhkan untuk mengatasi masalah keuangan mereka dan menjalani kehidupan yang lebih sejahtera. 

Jika Anda memiliki permasalahan keuangan dalam keluarga ataupun secara pribadi, dan merasa tidak ada orang yang bisa mengerti Anda. Jangan putus asa, Anda tidak sendirian, masih ada harapan dan jalan keluar bagi Anda di dalam Tuhan. Hubungi kami di Layanan Doa dan Konseling CBN dengan KLIK DISINI. Kami percaya, pertolongan Tuhan bagi Anda tidak pernah terlambat.  

Sumber : Puji Astuti | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami