Peneliti Universitas Indonesia: 90% Anak di Pulau Jawa Terpapar Timbal
Sumber: Canva.com

Health / 17 January 2024

Kalangan Sendiri

Peneliti Universitas Indonesia: 90% Anak di Pulau Jawa Terpapar Timbal

Aprita L Ekanaru Official Writer
687

Timbal merupakan unsur logam berat yang dapat menimbulkan racun bagi manusia. Paparan timbal dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti menghirup udara tercemar, menelan makanan atau minuman yang terkontaminasi timbal, atau kontak langsung dengan permukaan yang mengandung timbal.

Paparan timbal, terutama pada anak-anak, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius, seperti gangguan perkembangan otak, gangguan perilaku, gangguan pendengaran, dan gangguan kesehatan lainnya.

 

BACA JUGA: 700 Ribu Warga RI Kena Penyakit Ginjal Kronik, Cegah Mulai Sekarang!

 

Hasil Penelitian


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2023 menemukan bahwa 90 persen anak di Pulau Jawa terpapar timbal dalam kadar yang melebihi batas rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penelitian ini melibatkan lebih dari 500 responden anak berusia 12-59 bulan dari berbagai wilayah di Pulau Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar timbal darah (KTD) pada anak-anak di Pulau Jawa adalah 10,2 mikrogram per desiliter (µg/dL).

Batas aman KTD menurut WHO adalah 5 µg/dL. Dengan demikian, 90 persen anak di Pulau Jawa terpapar timbal dalam kadar yang melebihi batas aman tersebut.

Sumber Paparan Timbal


Ada berbagai sumber paparan timbal yang dapat menyebabkan tingginya KTD pada anak-anak di Pulau Jawa. Sumber-sumber tersebut antara lain:

  • Polusi udara dapat menyebabkan tingginya kadar timbal di lingkungan. Timbal yang terkandung di udara dapat masuk ke dalam tubuh anak melalui pernapasan.
  • Timbal yang terkandung di tanah dapat masuk ke dalam tubuh anak melalui kontak langsung dengan tanah, atau melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi tanah.
  • Timbal yang terkandung di air dapat masuk ke dalam tubuh anak melalui minum air yang tercemar timbal.
  • Kontak langsung dengan permukaan yang mengandung timbal, seperti mainan, peralatan rumah tangga, atau cat, dapat menyebabkan tingginya KTD pada anak.

Dampak Paparan Timbal pada Anak


Paparan timbal pada anak dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius, antara lain:

  • Paparan timbal pada anak dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak, seperti penurunan kecerdasan, gangguan belajar, dan gangguan perilaku.
  • Paparan timbal pada anak dapat menyebabkan gangguan pendengaran, terutama pada anak yang terpapar timbal dalam kadar yang tinggi.
  • Paparan timbal pada anak juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya, seperti anemia, gangguan ginjal, dan gangguan jantung.

Upaya Pencegahan


Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah paparan timbal pada anak, antara lain:

  • Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara, seperti mengurangi emisi kendaraan bermotor dan industri.
  • Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk mengurangi pencemaran tanah, seperti melarang penggunaan pestisida yang mengandung timbal.
  • Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas air minum, seperti melakukan pengawasan terhadap kualitas air minum di masyarakat.
  • Orang tua perlu mengawasi anak-anak agar tidak bermain dengan mainan atau peralatan rumah tangga yang mengandung timbal.

 

BACA JUGA: WHO Desak Semua Negara Larang Rokok Elektrik Berperasa, Masih Berani Coba-coba?

 

Masalah ini merupakan hal yang serius dan perlu ditangani secara serius oleh pemerintah dan masyarakat. Adanya berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah paparan timbal pada anak. Upaya-upaya tersebut perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami