Kisah Pertobatan Kevin Si Pencuri Cilik
Sumber: jawaban.com

Family / 12 January 2024

Kalangan Sendiri

Kisah Pertobatan Kevin Si Pencuri Cilik

Lidya Dwi Apriliani Official Writer
495

Namaku Kevin, usiaku saat ini 12 tahun. Aku pernah melakukan dosa besar dan melanggar perintah Tuhan. Akan kuceritakan bagaimana kondisi keluargaku. Aku anak kedua dari 3 bersaudara, kami dari keluarga yang serba kekurangan. Ibuku menjadi satu-satunya tulang punggung dalam keluargaku, karena ayahku mengalami penyakit gangguan jiwa yang menyebabkan ia mudah emosi dan tidak terkontrol. Tidak jarang kami menjadi korban amarah yang diluapkan oleh ayahku.

Setiap hari, ibuku hanya membawa uang 70.000 dari hasil buruh tani di ladang orang lain, bahkan terkadang kurang. Aku tidak pernah membawa uang jajan ke sekolah, dan itu membuatku iri ketika melihat teman-temanku yang lain bisa jajan. Rasa iri itu membuat iblis lebih mudah menguasaiku, hingga akhirnya aku mencuri uang milik tua (kakak perempuan mama). Saat itu uang yang aku ambil sejumlah 5000 rupiah. Aku bisa jajan menggunakan uang tersebut seperti teman-temanku di sekolah. Namun, tanpa sadar hal tersebut membuatku semakin terlena dan terus mengambil yang bukan punyaku.

BACA JUGA : Pernah Mencuri Mangga, Maya Terberkati Lewat Kisah Ini

Terakhir kali aku mengambil uang, itu terjadi di pastori, dimana saat itu uangku ambil sebanyak 50.000. Jika dihitung, uang yang kuambil sejak pertama kali aku mencuri bisa mencapai satu juta lebih. Di hari aku mengambil uang di pastori, saat itulah Guru Sekolah Minggu memergoki aku. Aku tidak dimarahi, mereka menanyai aku baik-baik, hingga akhirnya aku mengakui kesalahanku. Aku menceritakan berapa banyak uang yang telah kuambil dan milik siapa saja. Kemudian saat itu guru sekolah minggu memaafkanku, kemudian memintaku untuk mengembalikan uang yang tersisa kepada pemiliknya.

BACA JUGA : Anak Ini Pernah Menduakan Tuhan dan Bertobat Karena Ini

Sejak hari itu, guru sekolah minggu melakukan pendampingan terhadapku. Hingga suatu saat aku menyaksikan Kisah Superbook tentang Yunus yang dihukum Tuhan karena tidak melakukan perintah Tuhan. Aku melihat ketika Yunus mendapatkan perintah dari Tuhan, tetapi tidak mau melakukannya bahkan melanggar apa yang Tuhan suruh. Yunus dihukum Tuhan hingga dimakan oleh ikan besar. Ini mengingatkanku bahwa mencuri itu adalah melanggar apa yang sudah Tuhan sampaikan dalam hukum 10 Perintah Allah, salah satunya Perintah ke-8: "Jangan Engkau mencuri." Namun, di kisah tersebut Yunus meminta ampun pada Tuhan, kemudian Tuhan mengampuninya. Maka dari itu, aku juga bertekad untuk bertaubat dan tidak melakukan perbuatan yang dilarang oleh Tuhan.

BACA JUGA : Transformasi Cio Si Anak Pemalu yang Tampil di Super Christmas

"Dikarenakan kesulitan ekonomi keluargakami, Kevin pernah membuat kami sangat malu di desa ini, karena dia pernah mencuri uang tetangga dan dia kumpulkan uangnya sampai Rp.1,5 Juta. Ketika ditanya untuk apa uangnya, dia bilang untuk mengubah hidup keluarga yang susah. Tapi sejak Kevin mengikuti Ibadah Sekolah Minggu dan SoL, saya melihat Kevin sudah berubah, bahkan dia sudah rajin membantu pekerjaan di rumah," tutur ibuku.

Kini aku sudah berubah, aku semakin aktif mengikuti SoL dan sekolah minggu Superbook. Beberapa kali aku juga ikut melayani saat guru sekolah minggu dan gembala melakukan kunjungan ke penjara. Terima kasih Tuhan, Terima kasih Superbook, sudah mengubahku menjadi pribadi yang lebih baik.

Agar generasi anak tumbuh menjadi mereka yang mengasihi Tuhan, CBN mempersembahkan Superbook, sarana animasi Alkitab dan kurikulum pembelajaran untuk anak-anak sekolah minggu. Dengan hadirnya animasi Alkitab, anak-anak dapat lebih mudah memahami Firman Tuhan. Mari mendukung terus pelayanan Superbook dalam menyampaikan Injil kepada anak-anak dengan cara yang lebih sesuai dengan kehidupan mereka! Klik tombol di bawah ini untuk memberikan dukungan pada Superbook.

SAYA MAU DUKUNG PEMURIDAN SUPERBOOK 

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami