Mengapa Lagu Rohani Berbeda dari Lagu Dunia? Penjelasan Jonathan Prawira
Sumber: Youtube Jonathan Prawira

News / 9 January 2024

Kalangan Sendiri

Mengapa Lagu Rohani Berbeda dari Lagu Dunia? Penjelasan Jonathan Prawira

Claudia Jessica Official Writer
1343

Jonathan Prawira, seorang pencipta lagu rohani yang dikenal melalui karyanya yang luar biasa seperti lagu “Natal Di Hatiku,” “Satu Hal yang Ku Rindu,” “Arti KehadiranMu,” dan banyak lagi. Dari banyaknya lagu populer yang diciptakan oleh Jonathan, ada cerita unik dari caranya membuat lagu-lagu tersebut.

Dalam rangkaian acara Natal CBN yang diadakan di MAG pada bulan Desember 2023 lalu, Jonathan mengungkapkan filosofi dan inspirasi di balik karyanya. Salah satu poin menarik adalah bahwa lagu-lagu rohani yang diciptakannya tidak dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, melainkan oleh Firman Tuhan.

 

BACA JUGA: Natal di Hatiku

 

“Saya tidak pernah bikin lagu berdasarkan pengalaman pribadi,” ungkap Jonathan. Bahkan, ia menantang pembawa acara, Brian Siawarta, untuk mencari informasi di internet tentang latar belakang lagu-lagu Jonathan, seperti “Allah Peduli” dan “Ku Tak Akan Menyerah” yang tidak akan ditemukan di internet.

Bagi Jonathan pribadi, Tuhan telah mengajarkan kepadanya untuk tidak menciptakan lagu rohani berdasarkan pengalaman pribadi, melainkan untuk membiarkan Firman Tuhan menjadi fondasi kreativitasnya. “Kalau yang lain boleh (menciptakan lagu berdasarkan pengalaman), tapi kalau saya ga boleh karena kuasa dalam pujian itu ada di Firman Tuhan,” katanya.

Pendekatan ini sangat sejalan dengan ajaran Alkitab. Seperti yang diucapkan Daud ketika memperkatakan Firman Tuhan, “Sejauh timur dari barat, Engkau membuang dosaku.”

 

BACA JUGA: Ada KUASA Dalam Pujian!

 

Bagi Jonathan, itu adalah penggalan lagu tersebut berdasarkan Firman Tuhan sehingga terjadilah pembebasan. Firman Tuhan lah yang membuat pembebasan itu terjadi, bukan sang pencipta lagu karena Injil adalah kekuatan Allah.

Yosua 1:8 mengingatkan kita untuk merenungkan Firman Tuhan siang dan malam agar perjalanan kita diberkati. Dalam hal menciptakan lagu-lagu rohani, Jonathan memiliki filosofi bahwa lagu yang dibuat berdasarkan kesaksian bisa menyentuh hati, tetapi kekuatan sejati ada dalam Firman Tuhan.

Ia menekankan bahwa iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan, bukan melalui kesaksian. “Jadi saya belajar. Lagu yang dibuat berdasarkan kesaksian itu bisa menyentuh hati. Tapi kalau soal menyentuh hati, lagu dunia pun bisa menyentuh hati. Jadi kalau mau lagunya powerful, Firman Tuhan yang harus kita renungkan di dalam lagu itu,” ucapnya.

 

BACA JUGA: 15 Rekomendasi Lagu Penyembahan Untuk Renungan Malam atas Aktivitas Sepanjang Hari

 

Dalam pandangannya, kekuatan lagu rohani terletak pada kedalaman Firman Tuhan yang dituangkan ke dalam lirik dan melodi. Melalui filosofi unik ini, Jonathan Prawira telah menciptakan lagu-lagu rohani yang tidak hanya membangun hubungan antara pujian dan penyembahan, tetapi juga mengantarkan pendengarnya untuk merenungkan Firman Tuhan.

Sumber : Solusi TV
Halaman :
1

Ikuti Kami