Apa Sebenarnya yang Salah Jika Orang Kristen Rayakan Halloween?
Sumber: iStock

Kata Alkitab / 28 October 2023

Kalangan Sendiri

Apa Sebenarnya yang Salah Jika Orang Kristen Rayakan Halloween?

Lori Official Writer
1218

Halloween adalah perayaan yang meskipun sering dikomersialkan, pada dasarnya berasal dari tradisi pagan atau non-agama. Meskipun beberapa orang merayakannya dengan semangat, ada beragam pandangan di kalangan umat Kristen mengenai perayaan ini. Beberapa orang memilih untuk merayakan Halloween dengan cara alternatif, seperti mengadakan pesta panen. Ada juga yang memilih untuk menjauhi unsur-unsur seperti hantu, penyihir, atau makhluk gaib, dan memakai kostum yang lebih aman seperti pahlawan super atau karakter yang lucu. Sebagian orang bahkan memilih untuk tidak melakukan apa pun dan menjalani hari seperti biasa. Sebagai orang Kristen, kita memiliki kebebasan untuk memutuskan bagaimana kita ingin merespons Halloween.

Namun, meskipun Alkitab tidak secara langsung membahas Halloween, kita dapat memandangnya melalui prisma prinsip-prinsip yang ada dalam Alkitab. Perjanjian Lama Alkitab melarang keras praktik ilmu sihir dan menganggapnya sebagai pelanggaran serius (Keluaran 22:18; Imamat 19:31; 20:6, 27). Di Perjanjian Baru, kita juga menemukan penolakan terhadap praktik okultisme. Kisah Para Rasul 8:9-24 menceritakan kisah Simon, seorang penyihir, yang mencoba memadukan okultisme dengan iman Kristen, tetapi upayanya tidak diterima. Demikian pula, kisah tentang Elimas sang dukun dalam Kisah Para Rasul 13:6-11 menunjukkan bahwa ilmu sihir sangat bertentangan dengan ajaran Kristen, dan Paulus bahkan menyebutnya sebagai musuh kebenaran.

 

Baca Juga: 7 Ayat Alkitab Yang Wajib Direnungkan Jelang Halloween

 

Dalam Kisah Para Rasul 16, kita melihat sebuah contoh di mana seorang gadis peramal kehilangan kekuatan ilmunya ketika roh jahat diusir oleh Paulus. Ini mengingatkan kita bahwa sebagai orang Kristen, kita tidak boleh menerima bantuan dari praktik-praktik yang berasal dari setan. Kisah Para Rasul 19 juga mencatat orang-orang yang baru bertobat dengan tegas menjauhi praktik okultisme mereka.

Jadi, apakah seorang Kristen boleh merayakan Halloween? Alkitab tidak secara spesifik melarang berdandan seperti tokoh seperti putri atau koboi dan mengumpulkan permen. Namun, kita perlu berhati-hati terhadap unsur-unsur yang bertentangan dengan iman Kristen. Jika Anda memutuskan untuk merayakan Halloween, pastikan perilaku Anda mencerminkan kehidupan yang ditebus oleh Kristus. Beberapa gereja mengadakan "festival panen" yang menggunakan kostum dalam lingkungan yang saleh, atau bahkan membagikan Injil bersama dengan permen Halloween. Keputusan akhir ada di tangan masing-masing individu, tetapi prinsip-prinsip Roma 14 mengingatkan kita untuk tidak menyebabkan perpecahan dalam tubuh Kristus dan untuk bertindak dengan kebijaksanaan agar iman orang lain tidak tergoyahkan.

Sebagai panduan tambahan, kita dapat merenungkan ayat-ayat Alkitab seperti:

1 Yohanes 1:5, yang mengingatkan kita akan kekudusan Allah.

Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.

1 Petrus 5:8, yang mengingatkan kita untuk waspada terhadap musuh yang mengintai.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

 

2 Korintus 11: 14, yang menyoroti bahwa setan dapat menyamar menjadi malaikat terang.

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.

 

Baca Juga: Apakah Merayakan Halloween Berarti Memuliakan Kejahatan dan Mengkhianati Tuhan?

 

Yesaya 8: 19-20, yang mengingatkan kita untuk mencari petunjuk dari Allah dan bukan dari praktik okultisme.

Dan apabila orang berkata kepada kamu: "Mintalah petunjuk kepada arwah dan roh-roh peramal yang berbisik-bisik dan komat-kamit," maka jawablah: "Bukankah suatu bangsa patut meminta petunjuk kepada allahnya? Atau haruskah mereka meminta petunjuk kepada orang-orang mati bagi orang-orang hidup? Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

 

3 Yohanes 1: 11, yang menekankan pentingnya menerima pengajaran yang benar dalam iman Kristen.

Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip ini, kita dapat membuat keputusan yang bijak mengenai Halloween sesuai dengan keyakinan dan iman kita.

 

Apakah Anda memiliki keterikatan dengan kuasa kegelapan atau okultisme dan butuh didoakan? Hubungi Layanan Doa dan Konseling CBN melalui kontak Call Center 0811 9912 240, Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/InginDidoakan

 

Halaman :
1

Ikuti Kami