Fakta Alkitab : 5 Bangsa Musuh Bebuyutan Israel
Sumber: Canva

Fakta Alkitab / 23 October 2023

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab : 5 Bangsa Musuh Bebuyutan Israel

Puji Astuti Official Writer
2708

Hamas dan Hizbullah, dua musuh bebuyutan Israel ini melakukan serangan secara bersamaan pada 17 Oktober 2023 lalu. Hamaz mengirimkan roket dari wilayah jalur Gaza, sedangkan Hizbullah menyerang dari wilayah Lebanon Selatan.  

Belum lagi ancaman dari Iran, setelah Israel mengirimkan tentara dari jalur darat ke arah Gaza. Hal ini seperti membuat Israel terjepit.  

Berada dalam kondisi terjepit dan terkepung, di serang dari berbagai arah bukanlah pengalaman baru untuk Israel. Alkitab mencatat beberapa peristiwa dimana Israel di kepung oleh musuh bebuyutannya. Bagaimana nasib Israel saat itu? Siapa saja musuh bebuyutan Israel di jaman Alkitab?  

Simak Fakta Alkitab berikut ini.  

Bangsa Israel adalah umat pilihan Allah. Namun sebagai sebuah bangsa, mereka sering kali menghadapi tantangan dan kesulitan, termasuk serangan dari musuh bebuyutan mereka, yaitu bangsa-bangsa yang ada di sekitar mereka. 

Dalam Alkitab, terdapat lima bangsa yang disebut sebagai musuh bebuyutan Israel. Bangsa-bangsa ini sering kali menyerang Israel dan berusaha untuk menghancurkan mereka.  

1.Amalek 

Amalek adalah bangsa pertama yang menyerang bangsa Israel setelah mereka keluar dari Mesir. Bangsa ini dikenal sebagai bangsa yang kejam dan suka berperang. Mereka menyerang bangsa Israel di Rafidim, setelah bangsa Israel keluar dari Mesir (Keluaran 17:8-16). 

Sama seperti suku padang gurun lainnya, kaum Amalek bersifat pengembara/nomaden. Bilangan 13:29 menempatkan mereka sebagai suku pribumi Negeb, padang gurun di antara Mesir dan Kanaan. Bangsa Babel menjuluki mereka Sute, bangsa Mesir menyebut mereka sebagai Sittiu, dan tabut Amarna memanggil mereka Khabbati, atau "penjarah." 

Allah memerintahkan bangsa Israel untuk mengalahkan bangsa Amalek dan memusnahkan mereka sepenuhnya. Namun, Raja Saul tidak menaati perintah Allah dan membiarkan Raja Amalek, Agag, hidup. Akibatnya, Allah menghukum Saul dan kerajaan Israel (1 Samuel 15:1-33). 

2.Filistin 

Filistin adalah bangsa yang tinggal di pesisir Laut Mediterania. Bangsa ini sering kali menyerang Israel dan berusaha untuk menguasai tanah Israel. Mereka adalah bangsa yang kuat dan memiliki teknologi militer yang maju. 

Pada jaman Yosua, ada beberapa kota bangsa Filistin yang masing-masing memiliki raja. Menurut Kitab Yosua 10:1-27, ada lima raja yang bersekutu mengepung kota Gibeon. Namun Israel berhasil mengalahkan mereka dan menangkap ke lima raja itu.  

Selain itu 1 Samuel 4-5 menceritakan tentang pertempuran antara orang Israel dan orang Filistin di Eben-Ezer, di mana orang Israel dikalahkan dan Tabut Perjanjian direbut oleh orang Filistin. Walau Israel kalah, namun Tuhan membuat patung dewa mereka jatuh  dan patah di depan Tabut Perjanjian, serta mendatangkan penyakit borok.  

Masih banyak peristiwa peperangan Israel melawan Filistin, kisah yang paling dikenal adalah antara Daud dan Goliat.  

Baca juga : 

[VIDEO] Fakta Alkitab: Perang Saudara di Israel Akibatkan Satu Suku Punah

Melawan Semua Kemustahilan

3.Moab 

Moab adalah bangsa yang tinggal di sebelah timur Sungai Yordan. Bangsa Moab menyerang bangsa Israel beberapa kali. Pada suatu kesempatan, mereka ingin menghancurkan bangsa Israel dengan bantuan Bileam, seorang nabi. Namun, Allah mencegah Bileam untuk mengutuk bangsa Israel (Bilangan 22:1-35). 

Selain itu bangsa Israel juga pernah dihukum Tuhan karena berzinah dengan perempuan-perempuan bangsa Moab  dan membuat 24 ribu orang Israel tewas dibunuh (Bilangan 25:1-9). 

4.Aram 

Aram adalah bangsa yang tinggal di sebelah utara Israel. Pada zaman Raja Ahab, raja Israel yang memerintah pada abad ke-9 SM. Raja Ben-Hadad, raja Aram, menyerang kota Damsyik, yang dikuasai oleh bangsa Israel. Raja Ahab dan pasukan Israel berhasil mengalahkan pasukan Aram. Pasukan Aram melarikan diri, dan Raja Ben-Hadad melarikan diri ke Damaskus. Peristiwa ini tercatat dalam Kitab 1 Raja-raja 20:1-43. 

Pada zaman Raja Ahazia, israel diserang oleh Raja Ben-Hadad II, raja Aram. Bangsa Israel dikepung oleh pasukan Aram, dan mereka mengalami kelaparan yang hebat.  

Namun Nabi Elisa, yang hidup pada zaman itu, berdoa kepada Allah, dan Allah mengirimkan mukjizat. Pasukan Aram mendengar suara kereta perang dan kuda-kuda yang banyak, dan mereka mengira bahwa pasukan Israel telah dibantu oleh pasukan dari Mesir dan Etiopia. Pasukan Aram pun ketakutan dan melarikan diri. Peristiwa ini tercatat dalam Kitab 2 Raja-raja 6:24-7:20. 

5.Asyur 

Asyur adalah bangsa yang tinggal di Mesopotamia. Bangsa ini adalah bangsa yang kuat dan kejam. Bangsa Asyur menyerang bangsa Israel beberapa kali. Pada zaman Raja Hoshea, raja Israel terakhir, Asyur menyerang kota Samaria, yang dikuasai oleh kerajaan Israel. Bangsa Asyur berhasil mengalahkan bangsa Israel dan membawa mereka ke pembuangan (2 Raja-raja 17:1-6). 

Raja Hizkia, raja Yehuda, pada tahun 701 SM diserang oleh bangsa Asyur. Ibu kota Yehuda, dikepung oleh Raja Sanherib, raja Asyur. Lalu Raja Hizkia berdoa kepada Allah, dan Allah mengirimkan mukjizat. Pada malam hari, malaikat Allah membunuh 185.000 tentara Asyur. Raja Sanherib pun ketakutan dan melarikan diri ke Asyur. (2 Raja-raja 18:13-19:37). 

Bangsa-bangsa musuh bebuyutan Israel dalam Alkitab merupakan simbol dari berbagai tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh umat Allah. Namun, Allah selalu menyertai umat-Nya dan memberikan mereka kemenangan jika mereka hidup dalam takut akan Tuhan dan kebenaran.  

Lalu bagaimana nasib bangsa Israel saat ini? Apakah peperangan antara Israel dan Hamaz dan kelompok-kelompok lainnya dapat segera terselesaikan? Berikan pendapat Anda di kolom komentar.  

Untuk saat ini bagian kita adalah terus berdoa bagi kedamaian untuk Israel dan kawasan Timur Tengah. Mari ucapkan berkat dan damai untuk tanah suci Yerusalem.  

Sumber : Berbagai Sumber / Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami