Hubungan Israel dan Nubuatan Akhir Zaman yang Dicatat Oleh Alkitab
Sumber: canva.com

Kata Alkitab / 16 October 2023

Kalangan Sendiri

Hubungan Israel dan Nubuatan Akhir Zaman yang Dicatat Oleh Alkitab

Claudia Jessica Official Writer
5207

Yehezkiel 36:24 “Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu.”

Zakharia 12:2-3 “Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung. Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya.”

Kata “Akhir Zaman” pasti menghasilkan berbagai opini berbeda dari setiap orang. Namun, kita semua mengetahui makna dari kata tersebut.

Uniknya, kajian eskatologi (studi tentang akhir zaman) dan tulisan-tulisan apokaliptik dalam Alkitab tentu tidak akan pernah ada habisnya dari penafsiran dan pendapat setiap orang. Termasuk dalam memahami peran Israel di Akhir Zaman.

Kenyataan yang terjadi adalah tidak ada seorang pun dari kita yang mengetahui peristiwa apa yang akan terjadi secara spesifik, termasuk kapan “Akhir Zaman” akan terjadi. Yesus sendiri menyatakan dalam Injil Matius 24:36 bahwa hanya Bapa yang mengetahui kapan tepatnya eskaton (akhir dari segalanya) akan terjadi.

 

BACA JUGA: Resmi, Israel Deklarasikan Perang Lawan Hamas! Amerika Nyatakan Hal Ini

 

Lalu bagaimana dengan Israel? Bagaimanapun juga, seluruh Firman Tuhan baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta bangsa Israel itu sendiri adalah “umat pilihan Allah.”

Sekarang, dimanakah posisi bangsa Israel dalam rencana Akhir Zaman? Mari kita lihat nubuatan Israel yang ada dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tentang apa yang terjadi pada Israel di Akhir Zaman. Tentunya ini adalah topik yang masih banyak diperdebatkan hingga saat ini. Berikut adalah beberapa tema dan ayat kunci yang berkaitan antara Israel dengan nubuatan Akhir Zaman:

Nubuatan Perjanjian Lama

#1 Pemulihan Israel

Beberapa nabi Perjanjian Lama, termasuk Yesaya, Yeremia, dan Yehezkiel, bernubuat tentang pemulihan Israel di akhir zaman. Termasuk kembalinya orang-orang Yahudi ke tanah Israel setelah masa pengasingan dan penyebaran.

(Lihat dalam Yehezkiel 36:24-28)

#2 Pembangunan kembali Bait Suci

Beberapa nubuatan menyarankan pembangunan kembali Bait Suci Yahudi di Yerusalem, sering dikaitkan dengan kedatangan Mesias atau periode pembaruan spiritual di masa depan. 

(Lihat dalam Yehezkiel 40:1-4)

#3 Tanah Perjanjian

Janji Tuhan kepada Abraham dan keturunannya mengenai tanah Kanaan (yang kemudian dikenal sebagai Israel) dipandang sebagai perjanjian yang abadi, dan penggenapan janji ini sering dikaitkan dengan peristiwa akhir zaman.

(Lihat dalam Kejadian 17:7-8)

 

BACA JUGA: Apa Sebenarnya Penyebab Konflik Israel?

 

Nubuatan Perjanjian Baru

#1 Kembalinya Yesus

Dalam Perjanjian Baru, khususnya Injil dan kitab Wahyu, terdapat referensi tentang kembalinya Yesus Kristus. Kembalinya dia sering dikaitkan dengan pemulihan dan keselamatan Israel.

(Lihat dalam Wahyu 19:11-16)

#2 Peristiwa Akhir Zaman di Israel

Kitab Wahyu berisi bagian-bagian yang menggambarkan peristiwa akhir zaman yang terjadi di Israel, termasuk Pertempuran Harmagedon, yang sering dipandang sebagai konfrontasi terakhir antara kekuatan baik dan jahat.

(Lihat dalam Wahyu 16:16)

Perlu diperhatikan bahwa ada beberapa variasi dalam penafsiran tentang Pertempuran Armageddon dan hubungannya dengan Israel di kalangan ahli Alkitab dengan orang percaya. Beberapa menganggapnya sebagai konflik nyata, sementara yang lain menginterpretasikannya secara simbolis, melambangkan pertempuran akhir antara kekuatan yang baik dan yang jahat dalam pertarungan kosmik untuk kerajaan Allah.

#3 Pertobatan Israel

Beberapa penafsiran Roma 11 dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa akan ada masa depan orang-orang Yahudi yang beriman kepada Yesus sebagai Mesias, yang mengarah pada pemulihan rohani mereka.

(Lihat dalam Roma 11:25-26)

#4 Yerusalem sebagai Pusat

Yerusalem sering disebutkan dalam nubuatan Perjanjian Lama dan Baru sebagai lokasi pusat peristiwa-peristiwa akhir zaman dan sebagai ibu kota kerajaan Allah di masa depan.

(Lihat dalam Zakharia 8:3)

 

BACA JUGA: Kisah Pendeta Yoanes Kristianus dan Rombongan Selamatkan Diri Dari Perang Israel dan Hamas

 

Israel saat ini

Nama Israel diambil dari nama yang diberikan kepada Yakub, cucu dari Abraham dan anak Ishak. Yang kemudian kedua belas anaknya menjadi nenek moyang dari 12 suku bangsa Yahudi, bangsa Israel.

Mari kita lihat cobaan yang telah dialami Bangsa Israel selama 3.500 - 4.000 tahun terakhir:

1. Mereka mengalami pengasingan dan perbudakan selama 400 tahun di Mesir sebelum melarikan diri dan menjalani 40 tahun pengembaraan di padang pasir sebelum tiba di “negeri susu dan madu”.

2. Kemudian, mereka mengalami pengasingan selama 70 tahun di Babel setelah Yerusalem ditaklukkan oleh Nebukadnezar.

3. Selama dua ribu tahun berikutnya, mereka mengalami penyebaran dan pengasingan di bawah berbagai kekuasaan, termasuk Romawi, Babilonia, Persia, Yunani Helenistik, Bizantium, Arab, Ottoman, dan Inggris, bahkan serangan Tentara Salib.

4. Mereka tersebar ke negara-negara lain, dikenal sebagai Diaspora, tetapi tetap mempertahankan identitas mereka.

5. Mereka menghadapi penolakan di banyak negara yang tidak ingin menerima mereka, termasuk perlakuan kasar di Rusia dan kekerasan oleh penduduk Arab di wilayah Inggris.

6. Tragedi Holocaust, di mana lebih dari enam juta orang Yahudi tewas, menyebabkan pemusnahan lebih dari 60% populasi Yahudi.

Namun, pada tahun 1948, Israel didirikan, dan komunitas Yahudi membangun kembali negara mereka. Meskipun banyak ketegangan politik yang berlanjut hingga saat ini, ini adalah momen bersejarah dalam sejarah bangsa Israel.

 

BACA JUGA: 5 Pokok Doa untuk Kedamaian dari Perang yang Sedang Terjadi

 

Namun, dengan semua ini, bangsa Israel tetap bertahan. Charles Krauthammer pernah mengatakan hal ini tentang orang-orang Yahudi di Israel:

“Israel adalah perwujudan kesinambungan Yahudi: Israel adalah satu-satunya bangsa di bumi yang mendiami tanah yang sama, memiliki nama yang sama, berbicara dalam bahasa yang sama, dan menyembah Tuhan yang sama seperti yang mereka lakukan 3.000 tahun yang lalu. Anda menggali tanah dan Anda menemukan tembikar dari zaman Daud, koin dari Bar Kokhba, dan gulungan berusia 2.000 tahun yang ditulis dengan tulisan yang sangat mirip dengan yang saat ini mengiklankan es krim di sudut toko permen" (Weekly Standard, 11/5/1998).

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, orang-orang Yahudi kembali ke tanah yang dijanjikan oleh Tuhan dalam Keluaran dan sesuai dengan panggilan para nabi dalam Perjanjian Lama.

Alkitab dipenuhi dengan peristiwa dan janji yang kemudian seringkali menjadi pertanda dari suatu peristiwa di kemudian hati. Misalnya, Abraham yang mengorbankan Ishak, menggambarkan pengorbanan Yesus di kayu salib, Putra tunggal Bapa.

Tuhan jelas mempunyai rencana untuk Israel, dan Ia pasti menepati janji-Nya.

 

Hak cipta: Greg Grandchamp. Disadur dari crosswalk.

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
1

Ikuti Kami