Jadi Orang Tua yang Lebih Baik Lewat The Parenting Project
Sumber: Jawaban.com

Relationship / 4 October 2023

Kalangan Sendiri

Jadi Orang Tua yang Lebih Baik Lewat The Parenting Project

Lori Official Writer
2249

CBN merancang seri pengajaran 'parenting' yang sederhana, menginspirasi, dan alkitabiah. Dengan total 12 modul, The Parenting Project bertujuan untuk membantu setiap gereja lokal melatih para orang tua menjadi lebih baik bagi anak-anak mereka.

Seri The Parenting Project ini juga didukung oleh para pelayan Tuhan yang memiliki hati untuk generasi anak dan keluarga di Indonesia.

Di bulan Agustus 2023 lalu, uji coba The Parenting Project sudah dimulai di 42 gereja Mitra CBN. Setiap gereja melibatkan 5-10 peserta (papa mama). Mereka melakukan pertemuan satu kali dalam seminggu, laiknya sebuah komunitas kelompok kecil, lalu bersama-sama menonton satu modul dalam setiap pertemuan. Lalu peserta diberikan waktu berdiskusi bersama sesuai dengan kreativitas gereja masing-masing. 

Menariknya, sepanjang dua bulan uji coba yang telah berlangsung kami mendapatkan banyak sekali kesaksian yang memberkati. Berikut dua kesaksian yang menginspirasi dan memberkati Anda.

 

1. Wasti Toy Fallo asal Soe, NTT

Sejak ikut uji coba The Parenting Project di gerejanya GMIT Batu Karang Nonohonis, Wasti Toy Fallo (44 tahun) sudah diberkati. Banyak pengetahuan seputar pola pengasuhan anak yang dibukakan atas dirinya melalui setiap modul yang ditonto dan didiskusikan. 

 

Baca Juga: Kesaksian Papa Mama yang Diberkati Lewat Modul “The Parenting Project”

 

Melalui modul 6 yang berjudul “Batasan dan Disiplin”, Wasti disadarkan pentingnya memahami kesehatan emosional anak. Dia belajar bahwa apa yang diterapkan dan dilakukan orang tua sebagai bentuk disiplin adalah langkah penting dalam memastikan bahwa anak tumbuh menjadi individu yang sehat dan bahagia.

“Saya adalah seorang ibu dari dua putri yang berusia 12 dan 5 tahun. Pelajaran yang paling mengena di hati saya adalah akronim KUASA, dengan huruf U melambangkan Unity atau kesatuan dan kesehatian. Suami saya memiliki pendekatan pendidikan yang keras terhadap anak-anak kami, dan seringkali pendekatan ini bertentangan dengan pendekatan saya yang lebih lembut. Saya sangat peduli dengan kesehatan emosional anak-anak saya dan ingin mencegah mereka mengalami tekanan batin atau trauma,” ungkap ibu Wasti.

Pemahaman dari modul The Parenting Project mendorong ibu Wasti berkomitmen untuk membangun kesehatian dan kesatuan pola pengasuhan dengan lebih dulu memperbaiki komunikasi dan kerja sama dengan pasangannya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami