Benarkah Tuhan Menciptakan LGBT? Berikut Faktanya Dalam Alkitab
Sumber: Jawaban.com

Fakta Alkitab / 27 September 2023

Kalangan Sendiri

Benarkah Tuhan Menciptakan LGBT? Berikut Faktanya Dalam Alkitab

Lori Official Writer
1413

Pertanyaan tentang kenapa Tuhan hanya menciptakan pria dan wanita telah menjadi topik hangat dalam diskusi masyarakat. Sebuah kelompok orang kini menantang pandangan bahwa Tuhan hanya menciptakan dua jenis kelamin, yang dikenal sebagai gender biner. Kelompok ini berpendapat bahwa ada individu yang tidak dapat diklasifikasikan sebagai pria atau wanita, dan mereka dikenal sebagai non gender biner.

Para pendukung gagasan non-gender biner sering mengacu pada analogi katak untuk mendukung argumennya. Mereka menunjukkan bahwa dalam Kitab Kejadian, Tuhan menciptakan makhluk yang hidup di darat dan di air. Namun, katak, sebagai hewan amfibi, tidak masuk ke dalam salah satu dari kedua klasifikasi ini. Hal ini dijadikan dasar keyakinan mereka bahwa manusia juga dapat memiliki identitas gender yang tidak hanya terbatas pada pria dan wanita.

 

Baca Juga: 4 Fakta Hubungan Sesama Jenis yang Tercatat di Alkitab

 

Namun, dalam pandangan keagamaan tertentu, terutama dalam pandangan Kristen, Allah menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan saja. Ini tercermin dalam ayat Kejadian 1:27, yang menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia dalam gambar-Nya, sebagai laki-laki dan perempuan. Selain itu, dalam Kejadian 2, terdapat penjelasan lebih rinci tentang penciptaan Adam dari debu tanah dan penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam. Kitab Suci tidak menggambarkan bahwa sisi feminin Adam dihilangkan untuk membentuk Hawa.

Dalam narasi Perjanjian Lama, saat Allah memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera dan menyelamatkan binatang dan keluarganya dari banjir besar, Allah menginstruksikan Nuh untuk membawa sepasang dari setiap jenis binatang, termasuk jantan dan betina. Hal ini menegaskan pandangan bahwa dalam penciptaan kembali dunia setelah banjir, Allah masih mempertahankan konsep gender biner.

Namun, muncul pertanyaan tentang individu dengan kondisi medis seperti Kasim atau sida-sida, yang memiliki kelainan fisik pada organ seksnya. Dalam kitab Matius 19:12, disebutkan bahwa ada orang yang "dilahirkan demikian dari rahim ibunya." Meskipun mereka memiliki kelainan fisik, pandangan keagamaan tertentu berpendapat bahwa jenis kelamin seorang individu tidak hanya ditentukan oleh organ seks, melainkan oleh faktor seperti DNA. Oleh karena itu, kondisi seperti dikebiri atau mastektomi tidak mengubah status fundamental seseorang sebagai laki-laki atau perempuan.

 

Baca Juga: Hidup dalam Kepahitan Buatku Bercita-cita Bunuh Bapak – Teddy Andrew

 

Di kitab Kejadian, tujuan prokreasi dari sudut pandang Allah atas pernikahan hanya bisa diwujudkan oleh pernikahan pria dan wanita. Dalam kisah penciptaan, Allah bermaksud menciptakan Hawa sebagai penolong yang sepadan bagi Adam. Binatang-binatang atau non gender biner tidak cocok bagi Adam. Tujuan akhir dari pernikahan, sebagaimana awalnya diciptakan, adalah untuk mencerminkan gambar Allah Tritunggal. Pernikahan adalah pembentukan unit keluarga yang terdiri dari seorang suami, seorang istri, dan keturunan mereka. Jadi, bersyukurlah jika Anda adalah pasangan sepadan dalam kesatuan Anda. Tuhan juga mengaruniakan anak-anak yang sehat dan gembira.

Jadi, bagaimana pendapat Anda tentang fakta-fakta Alkitab kali ini? Silakan berikan pendapat Anda di kolom komentar.

Halaman :
1

Ikuti Kami