Paus Fransiskus Akan Meninjau Kembali Persyaratan Hidup Selibat Bagi Imam Gereja Katolik
Sumber: nypost.com

News / 23 March 2023

Kalangan Sendiri

Paus Fransiskus Akan Meninjau Kembali Persyaratan Hidup Selibat Bagi Imam Gereja Katolik

Claudia Jessica Official Writer
1650

Paus Fransiskus memberikan isyarat bahwa ia akan meninjau kembali aturan selibat imam Gereja Katolik Roma. Paus Fransiskus sebelumnya menentang gagasan bahwa selibat adalah pilihan bagi para pemimpin gereja, kini tampak berbalik arah selama wawancara terbarunya dengan outlet Argentina Infobae dalam merayakan peringatan 10 tahun pemilihannya sebagai paus.

“Tidak ada tentangan bagi seorang pendeta untuk menikah,” kata Paus Fransiskus.

“Itu (hidup selibat) tidak abadi seperti pentahbisan imam yang berlangsung selamanya, suka atau tidak suka. Apakah Anda pergi atau tidak itu adalah masalah lain, namun itu berlaku untuk selamanya. Sebaliknya, hidup selibat adalah suatu disiplin.

 

BACA JUGA: Hidup Melajang, Inikah Panggilan Tuhan Untukmu? Yuk Simak Kata Alkitab Bersama Ps. Raditya

 

Selibat adalah salah satu persyaratan di Gereja Katolik sekitar abad ke-11. Para imam mengikuti tradisi ini selama berabad-abad dan melakukan hal tersebut. Meskipun aturan tersebut sempat memicu konflik di dalam gereja selama hampir 1.000 tahun, vatikan terus menegakkan aturan tersebut, termasuk pendulu Fransiskus, Benediktus XVI.

Paus Fransiskus telah mempertahankan pandangan pendahulunya dengan alasan pada tahun 2019, selibat adalah hadiah bagi gereja. Kemudian pada tahun 2020, dia menolak panggilan untuk pria yang sudah menikah untuk ditahbiskan meskipun terjadi kekurangan imam di Amazon.

 

BACA JUGA: Tolak Keras Usulan Imam Menikah, Paus Fransiskus: Selibat Adalah Hadiah

 

Baru-baru ini, Gereja Katolik Jerman secara resmi mengirimkan permintaan kepada Paus untuk mengakhiri persyaratan tersebut, dan tampaknya Paus Fransiskus kemungkinan akan menyetujuinya.

Mengutip Gereja Katolik Ritus Timur, yang memberi lebih banyak kelonggaran bagi para imamnya, Fransiskus berkata. “Setiap orang di Gereja Timur menikah, atau mereka yang hendak menikah. Sebelum pentahbisan ada pilihan untuk menikah atau selibat.”

Paus Fransiskus berkata tentang salah satu imam seperti itu, “Kami memiliki satu di kuria (pengadilan kepausan), saya bertemu dengannya hari ini dan memiliki seorang istri dan seorang putra. Tidak ada kontradiksi dalam pernikahan seorang pendeta.”

Namun ia menambahkan bahwa dia tidak percaya kalau aturan baru tersebut akan membuat lebih banyak orang yang hendak bergabung dengan keuskupan.

 

BACA JUGA: Paus Fransiskus: Hidup Selibat Tidak Mengikat

Sumber : nypost.com
Halaman :
1

Ikuti Kami