Ajarkan Anak 5 Etika Ini Saat Berlibur di Tempat Umum
Sumber: Detik.com

Relationship / 27 December 2022

Kalangan Sendiri

Ajarkan Anak 5 Etika Ini Saat Berlibur di Tempat Umum

Lori Official Writer
624

Menjelang pergantian tahun, keluarga-keluarga mungkin sudah banyak yang merencanakan liburan pulang kampung atau ke luar kota. 

Liburan ini pastinya jauh lebih seru karena si kecil berkesempatan untuk belajar mengenal banyak hal, seperti mengenal tempat baru, orang-orang baru dan melakukan kegiatan yang baru. Karena itu, selama menjalani liburan ini, anak tentu saja akan bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang lalu lalang di tempat umum. 

Jika anak Anda baru berusia 3-6 tahun, parents perlu mengajarkan anak untuk mengontrol emosi, perilaku dan motoriknya. 

Yuk, ajarkan 5 etika ini saat membawa anak ke tempat-tempat umum.

1. Tidak berteriak atau berisik di dalam ruangan

Saat di dalam hotel atau restoran, ajarkan anak untuk menjaga sikap. Walaupun masih anak-anak, tetapi perilaku seperti berteriak atau berkeliaran di dalam ruangan akan menganggu kenyamanan orang lain. Jadi sebelum masuk ruangan atau selama menginap di hotel, jangan malah membiarkan anak dan mengganggu kenyamanan orang sekitar.

 

Baca Juga: Takut Anak Kena Hepatitis? Ini 4 Tempat Rekreasi yang Aman Buat Liburan Anak

 

2. Menjaga milik orang lain

Salah satu etika yang harus parents ajarkan ke anak saat berada di tempat umum adalah menjaga sikap dengan tidak menyentuh barang atau milik orang lain dan tidak merusak benda sekitar.

Karena itu tetaplah mengawasi anak jika Anda sedang berada di tempat-tempat seperti museum, toko atau mall.

 

3. Ucapkan terima kasih

Saat liburan, anak kemungkinan akan bertemu berinteraksi dengan banyak orang. Anak perlu tahu jika bersikap ramah dan sopan kepada orang lain akan membuat mereka disukai. Jadi ingatkan anak bahwa mengucapkan terima kasih ketika orang lain membukakan pintu atau melayani di restoran adalah etika baik yang perlu dimiliki anak.

 

4. Membiasakan budaya antri

Saat anak sedang ingin bermain di time zone, tapi ternyata antrian masih sangat panjang. Jangan biarkan anak menerobos jalur seenaknya, tetapi ajarkan anak untuk menunggu sesuai dengan barisan. Hal ini bukan saja mengajarkan anak menjadi pribadi yang lebih sabar, tetapi juga membuat dia memahami pentingnya menghargai orang lain.

 

Baca Juga: Doa ‘Perlindungan’ Saat Dalam Perjalanan Liburan

 

5. Mau mendengar orang lain

Anak biasanya tak sabaran ketika harus mendengar orang lain bicara. Saat kumpul keluarga, pastikan anak tetap diam tenang saat orang yang lebih tua berbicara. Lalu dorong anak untuk menyampaikan pendapatnya ketika sudah gilirannya berbicara. 

Anak-anak Anda juga bisa belajar tentang karakter melalui kisah-kisah Superbook yang menginspirasi. Yuk ajak anak Anda untuk bergabung dengan gereja-gereja Mitra kami di sini.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami