Kenapa Kita Harus Menunggu Waktu-Nya Tuhan yang Tak Kunjung Datang?

Kata Alkitab / 16 November 2022

Kalangan Sendiri

Kenapa Kita Harus Menunggu Waktu-Nya Tuhan yang Tak Kunjung Datang?

Claudia Jessica Official Writer
517

Ketika kita memilih untuk menunggu yang terbaik dari Tuhan, kita tidak perlu khawatir tentang kebahagiaan. Dunia mencoba memberi kita satu definisi kebahagiaan, tetapi sukacita dan kebahagiaan sejati hanya ditemukan di dalam Kristus.

Meski begitu, menunggu bisa menjadi hal suli. Misalnya menunggu doa-doa dikabulkan, seringkali memakan waktu yang sangat lama dari yang kita harapkan. Waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita karena Dia tidak terikat dengan keterbatasan kita.

Sementara itu, Tuhan adalah pencipta waktu. Dia tidak dibatasi oleh waktu seperti kita. Meski menunggu yang terbaik dari Tuhan membutuhkan waktu, ada banyak alasan mengapa kita harus menunggu waktu Tuhan.

 

BACA JUGA: Waktu Tuhan Mempercayakanmu Tugas yang Baru, Dia Sudah Lebih Dulu Mengurapimu!

 

1. Tuhan memiliki banyak hal yang lebih baik

Terkadang kita berpikir bahwa apa yang kita rencanakan adalah hal yang terbaik, tetapi tidak demikian. Yang terbaik bagi kita adalah menunggu yang terbaik dari Tuhan daripada mencoba memanipulasi keadaan. Tuhan memiliki hal-hal terindah yang tersedia bagi kita jika kita mau menunggu. Meskipun terkadang sulit untuk menunggu yang terbaik dari Tuhan, cara dan rencana Tuhan memikirkan yang terbaik untuk kita.

Rasul Paulus memberi tahu kita dalam Roma 8:28, “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah,”

Dari kata-kata Paulus, kita dapat mempercayai kebenaran bahwa Tuhan akan mengerjakan segala sesuatu untuk kebaikan kita. Bahkan jika situasi Anda saat ini sulit, yakinlah bahwa Tuhan menyimpan hal-hal yang lebih baik. Musim gelap ini mungkin berlangsung sebentar, tetapi tidak akan berlangsung selamanya.

Amsal 3:5-6 – “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

 

2. Waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita

Rasul Petrus memberi tahu kita dalam 2 Petrus 3:8, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita karena Dia berada diluar jangkauan waktu. Apa yang tampak seperti waktu yang lama bagi kita, hanya beberapa detik saja bagi Tuhan.

Maka dari itu, sabar itu sangat sulit, tetapi sangat berharga. Yang terbaik dari Tuhan adalah layak untuk ditunggu, karena kita tidak tahu hal-hal indah yang Tuhan sediakan bagi kita. Tuhan memiliki rencana besar untuk masa depan kita, tetapi kita harus menunggu waktu-Nya. Sepertinya waktu Tuhan tertunda, tetapi waktu-Nya sempurna.

Ratapan 3:25 – “TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.”

 

BACA JUGA: Ini Lho 3 Istilah 'Waktu Tuhan' yang Ditulis dalam Alkitab!

 

3. Tidak akan menyesal

Jika kita memilih untuk tidak menunggu yang terbaik dari Tuhan, kita pasti akan menyesal karena kita tidak pernah sepenuhnya melihat yang terbaik yang Tuhan sediakan untuk kita. Tuhan tidak pernah ingin kita puas dengan yang terbaik kedua.

Namun ketika kita gagal menunggu yang terbaik dari Tuhan, akhirnya kita melakukan hal ini. Alih-alih menunggu Tuhan, kita memilih untuk mengambil tindakan sendiri. Padahal Alkitab memberi tahu kita, “Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mazmur 27:13-14)

Walaupun akan sulit untuk menunggu, kita tidak akan menyesal memilih untuk menunggu Tuhan. Tidak ada yang ingin merenungkan kembali kehidupan mereka dan menghadapi penyesalan. Sebaliknya, kami ingin melihat kembali kehidupan kami dan melihat kehidupan yang digunakan dengan baik untuk melayani Tuhan.

Hanya karena kita menginginkan sesuatu, bukan berarti kita membutuhkannya. Kalau dipikir-pikir, kita sering menginginkan banyak hal yang mungkin merugikan kesehatan kita sendiri. Inilah mengapa kita perlu berpaling kepada Tuhan dan menunggu Dia alih-alih membawa masalah ke tangan kita sendiri.

Kita tidak akan pernah bisa mengalami yang terbaik dari Tuhan jika kita terus berusaha mencari “yang terbaik” di luar Tuhan.

Sumber : iBelieve
Halaman :
1

Ikuti Kami