Seperti membangun sebuah rumah yang membutuhkan perencanaan, pun Anda juga harus melalui berbagai tahapan mulai dari membuat fondasi rumah, tembok, hingga sampai pada atapnya. Tahapan tersebut harus dijalankan sesuai dengan urutannya agar rumah yang dibangun kuat dan kokoh.
Lalu bagaimana tahapan membangun financial yang benar, apakah benar sama seperti membangun rumah?
Tahap 1: Membuat Fondasi = Cashflow positif
Kalau membangun rumah, fondasi memang tidak terlihat, namun sangat krusial untuk menentukan kekuatan dan ketahanan sebuah bangunan. Jika membangun finansial yang kuat juga diperlukan sebuah fondasi yang kuat, fondasi tersebut adalah cahsflow yang positif.
Untuk mendapatkan cahsflow yang positif Anda harus dapat menaikan pendapatan, menekan pengeluaran dan melunasi hutang sesegera mungkin. Selama fondasi keuangan Anda belum tercapai, maka keuangan Anda akan mudah runtuh. Fokuskan diri Anda untuk menguatkan fondasi terlebih dahulu sebelum menuju ke tahapan selanjutnya.
Tahap 2: Tembok Semen = Dana Darurat dan Asuransi
Anda akan merasa lebih aman jika tembok rumah Anda kuat, begitu juga di dalam membangun financial. Jika fondasi sudah tercapai, Anda bisa lanjut ke tahapan ini untuk membuat keuangan Anda menjadi lebih aman.
Sumber : Instagram Gatherich
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”