Biar Rumah Tangga Adem Ayem, Suami Istri Wajib Banget Bicarain 5 Perihal Keuangan Ini

Finance / 8 March 2022

Kalangan Sendiri

Biar Rumah Tangga Adem Ayem, Suami Istri Wajib Banget Bicarain 5 Perihal Keuangan Ini

Claudia Jessica Official Writer
1517

Uang adalah salah satu alasan dari banyaknya pertengkaran rumah tangga yang terjadi di berbagai dunia. Namun, selama Anda dan pasangan Anda memiliki tujuan yang sama, pembicaraan ini bisa menjadi topik yang membuat Anda dan pasangan menjadi lebih dekat sekaligus memberikan Anda misi yang lebih kuat untuk pernikahan Anda.

Alkitab memerintahkan kita untuk sepikir, memelihara kasih, bersatu dalam roh, dan berjalan pada tujuan yang sama (Filipi 2:2). Ketika Anda dan pasangan memiliki pikiran yang sama (dalam hal ini khususnya tentang prioritas keuangan), menunjukkan cinta satu sama lain, bersatu dalam semangat, dan berjalan kepada tujuan yang sama, Anda tidak hanya bisa maju secara finansial tetapi juga membawa keadaan finansial Anda berada di bawah payung berkat Tuhan serta mengurangi potensi akan perselisihan dan ketegangan dalam pernikahan Anda.

Finansial pernikahan bukan tentang berapa banyak uang yang kita miliki, melainkan seberapa besar kita menghormati dan mempercayai Tuhan dengan apa yang Dia berikan kepada kita. Firman Tuhan berkata, “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan,” (Maleakhi 3:10).

Tuhan menyediakan bagi mereka yang menghormati-Nya dengan keuangan mereka, meskipun tampak tidak bertambah di atas kertas.

Berikut adalah 5 perihal yang bisa Anda bicarakan bersama suami atau istri Anda mengenai keuangan:

1. Apa tujuan jangka panjang kita?

Memiliki tujuan keuangan jangka panjang sebagai pasangan sangat penting sehingga Anda dan pasangan tahu ke mana tujuan Anda dan dapat memulai strategi untuk mencapainya. Apakah Anda sedang terlilit hutang atau hanya memiliki sedikit uang, memiliki tujuan jangka panjang yang Anda inginkan dalam 10-20 tahun adalah hal yang bermanfaat.

Bahkan jika Anda tidak memiliki masalah uang saat ini, memiliki rencana jangka panjang akan memastikan bahwa Anda mengelola dengan bijak apa yang Anda miliki sehingga Anda tidak berakhir dengan penyesalan di kemudian hari.

Anda bisa memulai percakapan dengan bertanya, “Dimana kamu ingin tinggal?” atau “Pada usia berapa kamu ingin pensiun?” dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa Anda ajukan.

Setelah berbagi impian Anda satu sama lain, buatlah tujuan jangka panjang Anda agar Anda berdua memiliki sesuatu yang dinanti-nantikan.

 

BACA JUGA: Memperingati Hari Perempuan, Ini Lho Perhatian yang Bisa Suami Berikan Kepada Istri

 

2. Apa tujuan jangka pendek kita?

Setelah Anda memiliki satu atau dua tujuan jangka panjang, pecahkan menjadi beberapa bagian, sehingga impian Anda lebih mudah dikelola dan lebih mungkin untuk terjadi. Tujuan jangka pendek menetapkan strategi yang pada akhirnya membuat tujuan jangka panjang Anda menjadi kenyataan.

Tanya satu sama lain di mana Anda ingin menjadi satu tahun dari sekarang atau bahkan lima tahun dari sekarang. Atau mungkin Anda ingin terbebas dari beberapa hutang? Mulailah dengan melunasi hutang terkecil lebih dahulu untuk mengkonsolidasikan pembayaran Anda dan mulai cicil hutang yang lebih besar.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami