Musim Hujan dan Banjir, Waspadai Penyakit Ini!

Serba-Serbi Sehat / 3 January 2020

Kalangan Sendiri

Musim Hujan dan Banjir, Waspadai Penyakit Ini!

Lori Official Writer
5247

Curah hujan tinggi yang menimbulkan banjir di berbagai wilayah Jakarta membawa dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Pasalnya, kondisi lingkungan yang tidak bersih terkontaminasi dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Dengan itu, dianjurkan untuk waspada dengan perkembangbiakan mikroba yang kemudian menginfeksi tubuh manusia. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Prof.dr. Tjandra Yoga Aditama menyampaikan, “Saat musim hujan, penyakit menular meningkat dan yang memiliki penyakit kronik kondisinya akan semakin parah”.

Saat musim hujan dan banjir, sejumlah penyakit menular ini patut diwaspadai.

Diare

Penyakit diare rentan hubungannya dengan kebersihan makanan dan minuman. Untuk menanggulangi penyakit diare, Prof.dr. Tjandra Yoga Aditama menyarankan agar masyarakat tetap waspada dengan membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun setiap kali makan dan setelah buang air besar serta mengkonsumsi air minum yang benar-benar mendidih.

Baca Juga Artikel Lainnya:

3 Langkah Mengatasi Diare
Waspada Diare Saat Cuaca Ekstrim

Demam berdarah

Air banjir akan berpotensi menjadi sarang perindukan nyamuk Aedes Aegypti yang membawa penyakit demam berdarah.Sehingga dianjurkan untuk segera melakukan penanggulangan dengan teknik 3M, yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air dan menutup rapat tempat penyimpanan air bersih.

Leptospirosis

Ada banjir, ada tikus. Maka penyebaran penyakit Leptospirosis ini sangat rentan hubungannya dengan hewan seperti tikus. Biasanya penyakit ini timbul akibat kontaminasi kotoran atau urine tikus ke dalam air banjir. Penyakit ini ditandai dengan warna kulit kekuningan disertai dengan diare.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Korban banjir yang direlokasi ke posko-posko pengungsian juga rentan terjangkit penyakit. Salah satunya adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sirkulasi udara yang tidak sehat di dalam ruangan yang penuh orang akan menjadi ruang dimana beragam virus dan bakteri berkembang biak dan menyerang pernapasan. Pneyakit ini ditandai dengan batuk, sesak napas, nyeri dada dan demam.

Alergi dan Gatal di kulit

Penyakit yang satu ini timbul akibat air banjir yang kotor dan terkontaminasi beragam kotoran. Dengan itu, disarankan untuk tidak melakukan aktifitas ditengah banjir. Alergi dan gatal ini ditandai dengan bintik-bintik merah di kulit dan gatal disekujur tubuh.

Dengan menjaga kebersihan di musim hujan dan banjir, dapat meminimalisir kemungkinan penyebaran penyakit menular ini. Sangat disarankan untuk segera  melakukan pemeriksaan dan pengobatan ke pusat kesehatan bila telah menunjukkan tanda-tanda penjangkitan penyakit di atas.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Mengenal Leptospirosis, Penyakit di Musim Banjir

Banjir Melanda, Hewan Sekitar Berpotensi Tularkan Penyakit

Banjir Melanda, Wapres Ma’ruf Amin Instruksikan Rumah Ibadah Jadi Posko Menolong Korban

Sumber : Depkes.go.id/Jawaban.com/Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami