Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
593


Pernah nggak sih mendengar bahwa angka 7 itu sesuatu yang sangat ajaib? Bahkan banyak yang bilang bahwa angka 7 adalah nomor Tuhan.  Mungkin karena kita sering sekali menemui bahwa angka tujuh itu mengacu kepada karya-karya suci Allah.

Misalnya Kejadian 1 yang menceritakan bahwa Tuhan menciptakan bumi dalam tujuh hari. Kemudian Keluaran 20:8-11, yang mengatakan bagaimana Tuhan memerintahkan orang Israel untuk menjadikan hari ke-tujuh sebagai hari Sabat, hari Suci yang dimana tidak satupun orang melakukan kegiatan atau bekerja.

Meskipun banyak kemunculan angka tujuh dalam Alkitab, inilah beberapa hal yang kita lihat tentang makna khusus dari angka tujuh ini.

1. Angkat 7 disebut sebagai angka yang suci

Hal ini terbukti ketika Tuhan menggambarkan Sabat sebagai hari yang suci dan kudus.

"Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga." (Ulangan 5:12-14)

Selain itu, dalam kalendar Yahudi, selain 7 hari dalam seminggu harus istrahat 1 hari yakni di hari ketujuh, mereka juga tahun istrahat setelah 49 tahun (7x7) pekerjaan. Selama tahun Yobel (Baca: Imamat 25) ini, tidak ada pekerjaan yang dilakukan, budak akan dibebaskan, dan properti akan dikembalikan kepada pemiliknya yang asli.

2. Tujuh hari raya atau hari libur Yahudi

Bicara tentang kalendar Yahudi, kita bisa melihat 7 pesta yang berbeda yang begitu menonjol dan tertulis di Alkitab :

Paskah : yaitu hari raya yang di rayakan mereka yang dari Mesir, dan bangsa Israel akan berkumpul setahun sekali ( Imamat 23:5) untuk mempersembahkan seekor domba, yang kemudian diwakili oleh Yesus, yang dikorbankan sekitar waktu Paskah dan makan bersama.

Sampai saat ini juga masih dirayakan, dan makanan yang disajikan itu seperti rempah-rempah pahit, roti yang tidak beragi, dan telur panggang.

BACA JUGA : Untuk Menjadi Pelayan dan Gembala Yang Setia. Inilah Karakter Yang Harus Kamu Miliki!

Roti tidak beragi : tepat setelah paskah, perayaan ini (Imamat 23:6) meliputi perayaan tujuh hari dengan makanan menggunakan roti yang dibuat tanpa ragi untuk mengingat waktu mereka setelah Mesir ketika mereka berkeliaran di padang belantara.

Buah pertama, baca di Imanat 23:9-14, disini akan dijelaskan bagaimana pesta ini dirayakan ketika mereka memasuki Tanah Perjanjian dimana orang Israel akan mempersembahkan buah sulung mereka kepada Tuhan.

Pesta Minggu, yakni tujuh minggu stelah buah pertama alias buah sulung. Pesta ini dikenal sebagai pentakosta.

Pesta Trumpet : ketika sangkakala ditiup maka ini adalah sinyal bagi pekerja lapangan untuk datang ke kuil. Kalau dalam Perjanjian Baru, sangkakala dikaitkan dengan akhir zaman (Wahyu 8-9)

Yom kippur, yang adalah hari libur dimana orang Israel akan berkumpul bersama dan mengakui dosa-dosa mereka (Imamat 23:27)

Pesta Tabernakel atau Pondok, yaitu pesta panen ketiga. Perayaan ini merayakan pemberian dan perlindungan Tuhan ketika mereka berkeliaran di padang pasir.

3. Tujuh Gereja dalam Wahyu

Kitab Wahyu dimulai dengan membahas 7 gereja yang berbeda (Wahyu 2-3) yang berada dalam berbagai tingkat perjalanan spiritual mereka. Beberapa seperti, Smyrna, memiliki jalan yang kuat dalam iman (Wahyu 2), sementara yang lain seperti Laodikia, tidak memiliki nilai bagus dan semangat spiritual suam-suami kuku yang mengerikan (Wahyu 3:14-22)

4. Tujuh segel, sangkakala, mangkuk dan lainnya dalam kitab Wahyu

Dalam Wahyu, kita tahu bahwa Allah akan mencurahkan murkanya ke bumi. Nah, di kitab Wahyu juga kita akan melihat tujuh pola dalam hal penghakiman Allah.

 

Materai ketujuh memperkenalkan tujuh penghakiman sangkakala yang menimbulkan kehancuran dengan hujan es dan api. Sangkakala ketujuh memanggil tujuh malaikat yang membawa ketujuh cawan murka Allah.

Dengan menganalisa angka ini dengan penjelasan di atas, maka kita dapat melihat pola rumit yang Allah gunakan dalam sejarah, seluruh Alkitab dan di zaman yang akan datang.

Sumber : crosswalk | Jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Baby Medellu 17 November 2019 - 21:45:56

Sejarah kejatuhannya bangsa israel

0 Answer

Serly Setiawan 17 November 2019 - 13:17:28

selamat siang

0 Answer

Tonny 17 November 2019 - 00:19:03

Anak muda

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7269

Banner Mitra November Week 2