Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
766


Ada banyak pengertian yang bisa kita jabarkan dari arti ‘tanggung jawab’.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya, bahkan jika terjadi sesuatu seseorang yang bertanggung jawab bisa dituntut, dipersalahkan, dan diperkarakan. Dari pengertian ini, kita bisa menyimpulkan kalau tanggung jawab bukanlah perkara yang mudah.

Setiap orang punya tanggung jawab masing-masing, baik yang dipercayakan Tuhan, diberikan manusia maupun karena posisinya dalam lingkungan masyarakat tertentu. Karena itu dibutuhkan sikap untuk menjalankan tanggung jawab tersebut dengan baik.

Tapi dalam kehidupan kekristenan, ada saja orang Kristen yang abai dengan tanggung jawabnya. Gak sedikit yang justru mencoreng nama baik Tuhan karena kelakuan dan tindakan kita yang tak bertanggung jawab. Seperti contoh, tidak bertanggung jawab dengan barang pinjaman dari orang lain, tidak peduli dengan apa yang dilakukan bawahan karena lebih asyik dengan hobinya dan tindakan lainnya.

Apakah Tuhan suka dengan orang Kristen yang tak bertanggung jawab? Tentu saja tidak. Tuhan mau semua orang yang mengikut Dia jadi teladan bagi orang lain.

Karena itu penting bagi orang Kristen untuk kembali diingatkan soal identitasnya di dalam Tuhan. Salah satunya adalah menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Mari belajar dari 3 tokoh Alkitab ini.

1. Musa

“Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir." (Keluaran 3: 10)

Awalnya Musa menolak perintah Tuhan. Katanya, “Mengapa Engkau memperlakukan aku seperti ini? Apa salahku? Apa aku yang mengandung mereka? Apa aku ibu mereka? Kenapa memberi tanggung jawab atas orang-orang ini kepadaku? Kenapa menyuruhku untuk membawa mereka berkeliling seperti ibu menyusui, membawa mereka sampai ke tanah perjanjian leluhur mereka?”

Tapi semua pertanyaan-pertanyaan itu tampak gak penting karena Tuhan sendiri meminta-Nya untuk melakukan sesuatu yang besar. Hati Musa akhirnya luluh karena Tuhan meyakinkan bahwa Ia akan menyertainya.

Sejak saat itu, Musa taat melakukan apa yang Tuhan perintahkan untuk membebaskan orang Israel dari Mesir. Sampai akhir hidupnya, Musa dikenal sebagai hamba yang setia dan bertanggung jawab dengan tugasnya untuk memimpin umat Tuhan. Meskipun pada akhirnya dia tidak ikut memasuki tanah perjanjian.

2. Harun

“…engkau ini beserta anak-anakmu harus memegang jabatanmu sebagai imam dalam segala hal yang berkenaan dengan mezbah dan dengan segala sesuatu yang ada di belakang tabir, dan kamu harus mengerjakannya; sebagai suatu jabatan pemberian Aku memberikan kepadamu jabatanmu sebagai imam itu; tetapi orang awam yang mendekat harus dihukum mati.".” (Bilangan 18: 7)

Tuhan dengan sangat jelas menyampaikan instruksi tentang apa yang harus Harun dan keluarganya lakukan. Tuhan sendiri yang menyerahkan ‘tanggung jawab’ sebagai imam kepada Harun.

Dalam kehidupannya, Harun adalah seorang hamba Tuhan yang taat dan setia. Dia juga dengan setia mau menjalankan tugas sebagai perantara Musa dan diangkat menjadi imam di bait Allah.

Seperti manusia lainnya, Harun bukanlah manusia yang sempurna. Tapi dia belajar untuk mengakui dosanya dan menerima risiko ketidaktaatan kepada Tuhan yang mengakibatkan anak-anaknya meninggal.

Harun menjadi contoh pribadi yang mengajarkan tentang melayani orang lain, bertanggung jawab dengan tugasnya sebagai pemimpin dan tunduk kepada Tuhan.

Baca Juga : Pernah Gak Kamu Dilecehkan Secara Spiritual? Harus Tahu Begini Bentuknya…

3. Rasul Paulus

“Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu, dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun di antara kamu.” (2 Tesalonika 3: 7-8)

Salah satu tanggung jawab orang Kristen sebagai pengikut Kristus adalah tanggung jawab terhadap hidupnya. Rasul Paulus mengajarkan tanggung jawab ini kepada semua jemaatnya.

Dengan terang dia menyampaikan bahwa sebagai pekerja injil, dia juga bertanggung jawab untuk menghidupi kebutuhannya sendiri tanpa bermaksud untuk merepotkan kehidupan orang lain. Dia bekerja sebagai penjual tenda dan dari sanalah dia mencukupi kebutuhannya.

Terkait hal ini, Paulus pun dengan tegas menyampaikan bahwa tak pantas bagi seseorang yang tak bekerja untuk makan. Karena hidup bermalas-malasan bukanlah tabiat dari pengikut Kristus.

Apakah area dalam hidupmu yang masih belum bisa kamu pertanggungjawabkan? Apa tanggung jawab yang masih sering kamu abaikan? Mari saling membagikan masalah dan saling mendukung untuk jadi teladan bagi orang Kristen lainnya.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Farhan nuzul 11 November 2019 - 21:37:46

Pada percobaan tersebut digunakan 2 tanaman yang t.. more..

0 Answer

Medina Simbolon 11 November 2019 - 14:18:02

Jln keluar. Sudah 1 thn saya menderita miom sudah .. more..

0 Answer

Ronny Lie 10 November 2019 - 08:11:12

Imam

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 1


7272

Banner Mitra November Week 1