Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
534


Dalam sebuah video JC Channel, saya menemukan sebuah bahasan yang menarik soal orang tua. Keluaran 20:12, "Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu."

Selama ini, kita diajarkan bahwa kesatuan hati bisa mendatangkan kebaikan bagi orang-orang di sekitarnya. Itulah kenapa anak yang biasanya tidak bisa menghormati orang tuanya, maka ia tidak akan bisa menghormati orang lain.

Pdt. Christofer Tapiheru menjelaskan bahwa hukum taurat itu terbagi dari dua loh batu. Dimana loh yang kedua ini berisi tentang hubungan antar sesama manusia. Bisa kita lihat disini, kalau dari perintah hukum taurat kedua ini, Tuhan menempatkan perintah untuk menghormati orang tua di atas perintah-perintah lainnya.

Kalau disandingkan dengan hukum-hukum taurat yang lain pun, hukum ini merupakan satu-satunya perintah Tuhan yang ada janjinya. Artinya, kalau kita menjalankan perintah ini, hadiahnya akan kita rasakan langsung di bumi.

Baca juga:

#KataAlkitab - Pacaran Tidak Direstui - Ps. Christofer Tapiheru

Lalu, bagaimana cara kita menghormati ayah dan ibu yang sesuai dengan kata Alkitab? Yuk simak caranya di bawah.

1. Mengikuti perkataan dan perintah mereka

Buat kita yang merasa sudah besar, mengikuti perkataan atau perintah orang tua itu bisa menjadi sesuatu yang cukup sulit. Kita sudah bisa menilai mana baik atau buruknya sesuatu. Apalagi dengan jiwa yang masih muda, kita cenderung suka mencoba sesuatu yang baru.

Sebagai orang tua, terkadang mereka masih khawatir dan memperlakukan kita sebagai anak-anak. Sementara kita merasa sudah bisa mengurusi urusan sendiri. Namun, ingat deh, kalau orang tua itu punya pengalaman yang jauh lebih banyak daripada kita.

Mereka sudah merasakan pahit, manis, getirnya kehidupan. Karena kasihnya yang besar buat kita, orang tua pengin yang terbaik buat kita. Sehingga jangan heran kalau orang tua bersikap protektif pada kita. Kita mungkin bisa tahu lebih banyak daripada orang tua, tetapi mereka punya hikmat dan kebijaksanaan.

Amsal 4:1-4,

“Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku. Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku, aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.”

2 Menyenangkan hati orang tua

Prioritas kita sekarang bisa bermacam-macam. Tetapi, semua itu tidak terlepas dari karir yang bagus dengan pendapatan yang bagus juga. Karena kita sudah mencurahkan yang kita punya buat mengejar materi, tanpa sadar kita jadi merasa kalau orang tua juga membutuhkan materi semata.

Iya, nggak salah kok kalau kita membelikan orang tua materi berupa rumah, mobil, atau barang berharga lainnya. Namun, ingatlah selalu kalau mereka juga perlu waktu kita. Siapa kita sekarang ini, nggak terlepas dari mereka yang mau berjuang keras buat kita.

Sesekali, kunjungilah orang tua. Atau kalau memang belum memungkinkan, sering-sering meneleponnya. Kapan terakhir kali kita mengatakan kalau kita mengasihi orang tua kita? Kalau sampai tidak ingat, kenapa nggak mencoba untuk mengatakannya sekarang? Mereka pasti senang dengan ucapan kita itu.

3. Tidak memperlakukan orang tua dengan buruk

Pemberitaan sekarang ini banyak menceritakan soal bagaimana seorang anak tega memperlakukan orang tuanya dengan buruk. Ada orang tua yang diusir, atau malah ada anak yang tega membunuh orang tuanya. Padahal, Allah sendiri yang berkata kalau kita harus menghormati orang tua, agar kita bisa mendapatkan ‘hadiah’ itu.

Mungkin kita merasa nggak pernah melakukan kekerasan pada orang tua, tetapi coba ingat-ingat lagi, pernahkah kita menyakitinya dengan ucapan? Ibu atau ayah mungkin sekarang ini sudah sakit-sakitan atau pikun.

Ingat lho, firman Tuhan bilang dalam Imamat 20:9, “Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.

4. Memelihara orang tua di usia senja mereka

Orang tua kita pernah bekerja keras buat menghidupi kita, anaknya. Kini, ketika mereka sudah tidak lagi mampu karena sudah berumur, maka giliran kita yang mengurusi mereka. Mereka mengurusi kita dengan penuh kasih, sampai akhirnya bisa seperti sekarang ini.

Bukankah sudah sangat pantas kalau kita perlu merawat orang tua dengan baik? Mereka sudah nggak lagi bisa bekerja, tetapi mereka sudah memberikan yang terbaik buat kita sebagai anak-anaknya.

Alkitab mengatakan kalau menghormati orang tua bisa membuat kita panjang umur (Kel 20:12). Dengan umur yang panjang tersebut, kita jadi bisa melihat keturunan seperti anak-cucu, bahkan cicit-cicit kita kelak. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dokam 20 October 2019 - 19:42:41

Apakah benar surga kecil itu ada di telapak kaki i.. more..

0 Answer

isooy channel 19 October 2019 - 15:40:46

apa perbedaan join di ownerkedasbeauty sama di pro.. more..

0 Answer

Brigitta 19 October 2019 - 15:02:43

Apakah umat Kristen ada mandi wajib

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7270

Banner Mitra Oktober Week 3