Gereja Ini Dituding Lindungi Pelaku Pelecehan Seksual Anak

Internasional / 4 June 2016

Kalangan Sendiri

Gereja Ini Dituding Lindungi Pelaku Pelecehan Seksual Anak

Lori Official Writer
2581

Sebuah berita yang dipublikasikan media New York Daily News melaporkan bahwa Konferensi Gereja Katolik Albania di New York, Amerika Serikat (AS) berupaya melindungi pelaku pelecehan seksual anak (pedofil) dengan menyewa mahal perusahaan jasa lobi. Paling mengejutkannya, mereka rela menghamburkan banyak uang untuk penyewaan tersebut dengan dana mencapai lebih dari 2.1 juta US dolar (setara Rp 28 miliar).

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memblokade Rancangan Undang-Undang (RUU) yang memudahkan anak-anak korban pelecehan seksual mendapat keadilan atas kasus pelecehan yang menimpa mereka.  “Mereka bersedia menghabiskan banyak uang untuk pada dasarnya melindungi orang-orang jahat dari tanggung jawab atas perbuatan mereka,” ucap Kepala Kelompok Kampanye Anti Pelecehan Anak, Melanie Blow, seperti dilansir Tempo.co.

Kathryn Robb, seorang advokat menambahkan bahwa penghamburan dana tersebut tentu saja patut dicurigai. Dia menduga pihak Gereja Katolik pasti menyembunyikan beberapa rahasia terkait kasus pelecehan seksual anak yang melibatkan petinggi gereja Katolik. Beberapa diantara mereka bahkan telah terbukti bersalah karena melakukan pelecehan seksual pada anak di bawah umur.

Selain mengatur upaya menggagalkan Undang-Undang pelecehan seksual atas anak, Konferensi juga melobi isu-isu lain seperti pendanaan sekolah paroki (wilayah gereja Katolik di satu regional tertentu) dan pajak investasi kredit paroki. Tindakan pelobian ini diduga sudah terjadi sejak Konferensi Gereja Katolik pada 2007 sampai 2015. 

Sumber : Tempo.co/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami