Alat Untuk Memuliakan Yesus

Renungan Harian / 16 June 2015

Kalangan Sendiri
Alat Untuk Memuliakan Yesus
Theresia Karo Karo Official Writer
      8509
Show English Version
2 Timotius 4:6
Darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.


Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]amsal17[/kitab]; [kitab]galat6[/kitab]; [kitab]iitaw6-7[/kitab]

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]-->
Sebagai seseorang dengan kepribadian teguh, Rasul Paulus memiliki sebuah ambisi yang pasti. Hal ini diuraikannya dalam surat kepada jemaat di Filipi: "Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku".

Tanpa memedulikan apa yang mungkin akan dideritanya, atau kesukaran yang mungkin akan dilaluinya, Paulus bertekad menjadikan hidupnya sebagai alat untuk memuliakan Yesus. Tanpa menyerah dia berpegang teguh pada keputusan yang telah diambilnya itu di dalam bahaya, kesakitan, penjara, bahkan bersedia mempersembahkan tubuhnya sebagai korban (2 Korintus 11:23-28).

Sebagian dari kita barangkali tidak dapat melihat bagaimana Yesus dapat dimuliakan melalui tubuh kita. Kita mungkin berpikir bahwa hal itu hanya dapat terjadi saat kita dianiaya karena memegang teguh iman. Namun sebenarnya bukan seperti itu.

Tangan kita dapat meninggikan Tuhan saat kita menulis surat-surat yang menghibur. Kaki kita dapat meninggikan Dia saat kita melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana untuk menolong orang lain. Suara kita dapat meninggikan Dia saat kita memberikan kesaksian dan menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. Hati kita dapat meninggikan Dia saat kita menyatakan di dalam doa, kasih kita bagi Kristus Sang Penebus. Telinga kita dapat meninggikan Dia saat kita dengan penuh ucapan syukur mendengarkan firman-Nya dan mengagungkan anugerah-Nya. Jika kita mengenal Yesus, kita dapat meninggikan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari (Sabda.org) 

Anda kita dirancang dengan unik untuk memuliakan Allah, seakan-akan hanya Anda sendiri yang bisa melakukannya.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?