Bukan ‘Penjara Pikiran’

Kata Alkitab / 28 December 2015

Bukan ‘Penjara Pikiran’
Sumber: Genius.com
Theresia Karo Karo Official Writer
15388

William Addis merupakan seorang penemu sikat gigi modern, benda yang sering kita pakai di masa kini. Sebelum terbuat dari plastik dan bulu nilon, pria asal Inggris ini awalnya menggunakan tulang yang diberi lubang kecil-kecil untuk bisa menampung bulu binatang dan dilem menjadi satu. Idenya ini lantas dikembangkan oleh perusahaan Amerika ‘'Du Pont’ di tahun 1938. Sehingga William sukses menjadi jutawan.

Namun dibalik penemuannya ini, tahukah Anda bahwa saat itu William sedang mendekam dalam penjara? Disini kita tidak akan membahas tentang kasus apa yang menyebabkannya di penjara. Tapi kabar baiknya adalah meskipun tubuhnya di penjara, pikirannya tidak ikut terpenjara.

Sementara itu, yang terjadi sekarang justru terbalik. Banyak orang yang tidak dipenjara, namun seringkali memenjarakan pikirannya sendiri. Mulai dari kata-kata, ‘tidak mungkin’, ‘tidak bisa’, tidak mau’, ‘tidak berani’, dan pemikiran yang membatasi lainnya.

Belum lagi dengan keluhan, kebiasaan menyalahkan orang lain, menyerah sebelum mencoba, dan semacamnya. Inilah ‘penjara pikiran’ yang siap menghalangi setiap kita untuk berkembang.

Ketahuilah bahwa setiap kita adalah ciptaan Tuhan yang unik. Tuhan menciptakan kita untuk tujuan-Nya. Untuk itu pula Dia menganuhgerahkan potensi, talenta, pikiran, kreatifitas, inovasi, dan ide-ide baru untuk dikembangkan. Jadi, jangan pernah ijinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran kita.

Selain itu, ingat bahwa apa yang kita pikirkan akan menentukan tindakan kita. Mulai sekarang coba untuk lebih fokus pada pikiran positif dibandingkan pikiran negatif. Berusahalah untuk tidak menarik elemen negatif ke pikiran kita. Sebab pada akhirnya yang ada hanya khawatir, ketakutan, pesimis, tidak semangat, dan putus asa.

Jangan sampai terjebak dalam penjara pikiran negatif! Coba lihat pemberian Allah yang luar biasa dalam diri kita masing-masing dan temukan tujuan hidup Anda dalam rencana-Nya.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Let share! Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.



Sumber : Intisari/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?