3 Peristiwa Pelecehan Seksual Anak yang Mencengangkan Indonesia

Nasional / 6 May 2014

Kalangan Sendiri

3 Peristiwa Pelecehan Seksual Anak yang Mencengangkan Indonesia

Budhi Marpaung Official Writer
4004

Satu persatu kasus pelecehan seksual anak di Indonesia mulai menyeruak dan terungkap. Para pelaku yang berhasil ditangkap pihak kepolisian kini sedang menunggu sanksi yang bakal dijatuhkan kepada masing-masing mereka.

Selama satu bulan terakhir setidaknya sudah ada tiga peristiwa pelecehan seksual anak yang mencengangkan publik di dalam negeri. Berikut peristiwa-peristiwa yang dimaksud:

1. Pelecehan seksual di TK Jakarta International School (JIS)

Dianggap sebagai salah satu sekolah teraman di Jakarta dan bahkan Indonesia, peristiwa pelecehan seksual justru terjadi di Jakarta International School. Tragisnya lagi, yang menjadi korban para pelaku adalah anak Taman Kanak-kanak.

Setelah melalui berbagai penyelidikan akhirnya polisi dapat menangkap para pelaku yang ternyata adalah pekerja lepas yang dikontrak di JIS.

2. Pelecehan Seksual Emon

Belum selesai perhatian publik kepada kasus pelecehan seksual di JIS, publik dikagetkan lagi oleh penangkapan pria berusia 24 tahun, Emon. Warga Sukabumi itu ditahan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada anak-anak.

Dari keterangan kepolisian, jumlah korban Emon telah mencapai 87 orang. Namun pihak berwajib menduga jumlah korban pelaku bisa mencapai 100 orang, mengingat di dalam pemeriksaan, Emon mengakui bahwa ia telah beraksi sejak 2005 silam.

3. Abah Aman Cabuli 9 Bocah SD

Seorang kakek baru-baru ini harus meringkuk di jeruji besi. Pasalnya, ia diduga telah melakukan pencabulan kepada anak-anak di bawah umur. Abah Aman (61 tahun), warga Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, ditahan atas tuduhan melakukan pelecehan seksual kepada sembilan orang anak sekolah dasar.

Dalam pengakuan kepada kepolisian, Abah Aman menyatakan apa yang ia lakukan kepada anak-anak tersebut hanyalah guyonan semata.

 

Setiap anak di Indonesia sudah seharusnya terlindungi dari tindakan-tindakan asusila yang dilakukan oleh orang dewasa sekitarnya. Oleh sebab itu, peranan orangtua, keluarga, pegiat/pemuka agama, dan pemerintah untuk mencegah maupun mengatasi hal ini sangatlah diperlukan.

 

Baca juga: 

5 Cara Menghindarkan Anak Dari Kekerasan Seksual

4 Pelajaran Penting Dari Kisah Jalan Ke Emaus

My God / Kau Terhebat

Kopi Darat Forum JC 3 Mei 2014

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami