Tersangkutnya nama Tubagus Chaeri Wirdhana alias Wawan dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Lebak dan Banten pasti membawa dampak kepada keluarga khususnya anak-anaknya dengan sang Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachma Diany.
Psikolog Naomi Kirana menyatakan anak-anak dari tersangka korupsi – termasuk di dalamnya suap – biasanya bakal sulit diterima oleh masyarakat.
“Karena banyak media massa dan masyarakat yang mengetahui tindakan kedua orangtuanya. Mereka akan mendapatkan berbagai macam penyataan yang menyudutkan,” ujar Naomi seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu (27/2/2014).
Padahal, anak-anak adalah korban dari perilaku menyimpang dari keluarganya. Oleh sebabnya, sekolah, lingkungan sekitar dan kerabat harus saling berkontribusi positif agar dia dapat bertumbuh dan berkembang sehat – baik secara jasmani, jiwani, maupun rohani.
“Jangan sampai dia merasa tersudutkan karena ulah orangtuanya,” pungkas Naomi.
Perilaku buruk orangtua belum tentu diikuti oleh anak-anaknya dan begitu juga sebaliknya – perilaku buruk anak-anak belum tentu diturunkan atau disebabkan karena didikan orangtua. Jadi, jangan langsung mengecap seseorang atau beberapa orang dengan label-label tertentu karena sangat mungkin mereka berbeda dari keluarga mereka yang bertindak menyimpang atau melanggar hukum.
Baca juga :
Sakit DBD, Wawan Harus Bayar Pengobatannya Sendiri
5 Selebritas yang Kabarnya Punya Masalah Bau Mulut
Tepatkah Jika Istri Lebih Dominan di Ranjang?
Sumber : okezone.com / budhianto marpaungIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”