Alfred Riedl : Masyarakat Indonesia Gila Sepakbola

Nasional / 16 April 2013

Kalangan Sendiri
Alfred Riedl : Masyarakat Indonesia Gila Sepakbola
daniel.tanamal Official Writer
2526

Mantan pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl menilai bahwa sepakbola Indonesia kini mengalami keterpurukan sejak dua tahun terakhir akibat adanya dualisme di banyak sektor. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar di sepakbola, namun pengelolaan yang instan membuat perkembangannya tidak berjalan dengan lancar.

“Masyarakat Indonesia sangat gila sepakbola. Tim nasional bermain secara reguler di hadapan 90 ribu fans. Bahkan di pertandingan siang hari di hari kerja, stadion selalu dipenuhi penonton. Para pemain di Indonesia bertalenta, dan merupakan sosok yang sangat menyenangkan,” ungkapnya.

Selain itu Riedl menghimbau agar PSSI harus mengurangi bicara, dan lebih sering bertindak untuk membangun persepakbolaan nasional yang sedang terpuruk. Salah satu tindakan yang harus dilakukan adalah peningkatan sepakbola usia muda.

“Tapi permasalahannya, federasi [PSSI] tidak punya kesabaran. Mereka harus mulai membuat rencana lima hingga sepuluh tahun ke depan. Harus ada pelatihan yang bagus untuk para pelatih dan wasit. Seperti halnya di tempat lain, mereka harus meningkatkan sepakbola usia muda. Semua itu harus dilakukan, bukan dengan hanya bicara, tapi bertindak,” pungkasnya.

 

Sumber : Bola.net
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?