Menyusuri Peradaban di Kali Ciliwung

Nasional / 15 February 2013

Menyusuri Peradaban di Kali Ciliwung
daniel.tanamal Official Writer
6923

“Sejarah membuktikan bahwa peradaban manusia lahir di sepanjang aliran sungai,” itulah bahasan yang selalu diserukan Paulus “Pat” Danang, produser Solusi Life News kala bersama kru-nya melakukan penelusuran Kali Ciliwung pada Jumat (8/2)lalu, untuk memotret lebih dekat kehidupan peradaban penduduk di sungai yang mempunyai arti “Air Keruh” ini.

Bekerjasama dengan Taruna Siaga Bencana dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI, penelusuran dimulai sekitar pukul 08.00, dimulai dari Rawa Jati Kalibata dan berakhir di Pintu Air Manggarai sekitar pukul 15.30. Jawaban.com turut serta mengabadikan aktivitas penduduk disana yang mayoritas masih terpapar banjir.

Berikut adalah beberapa foto dokumentasi Kali Ciliwung :

 


 

Foto 1 – Penelusuran dimulai dari Jembatan Rawa jati Kalibata Jakarta Selatan. Penduduk yang bermukim di pinggir jembatan ini masih terpapar banjir.

 

 

Foto 2 – Sebagian besar sampah yang memenuhi Kali Ciliwung adalah jenis sampah plastik dan styrofoam. Sampah tersebut banyak yang menutupi pepohonan di pinggir sungai.


Foto 3 – Kesadaran penduduk terhadap kebersihan begitu menyedihkan. Beberapa penduduk atau pemulung mengais sampah yang terdapat di pinggir sungai.

 

 

Foto 4 – Pemandangan paling takjub sekaligus menyedihkan adalah adanya tempat tinggal yang dibangun tepat dibawah jembatan, lengkap dengan fasilitas listrik.

 

 

Foto 5 – Beberapa anak-anak yang ditemui sedang bermain ditepi sungai mengaku tidak ingin pindah rumah. Mereka mengaku nyaman dengan kondisi setempat dan tidak bermasalah dengan banjir.

 

 

Foto 6 – Bentuk konstruksi rumah di sepanjang tepian sungai begitu beragam. Mayoritas bermaterikan bambu, kayu dan juga seng untuk atap rumah. Tidak jarang ditemui antena TV kabel dibeberapa rumah. Suasana kontras terhadap kehidupan begitu terasa.

 

 

Foto 7 – Menjelang daerah pinggiran di Jatinegara, arus sungai cukup kuat dan material sampah begitu banyak yang hanyut.

 

 

Foto 8 – Seorang penduduk memanfaatkan aliran sungai untuk mencuci batu bata.

 

 

Foto 9 – Titik akhir penelusuran adalah Pintu Air Manggarai, tempat dimana berbagai jenis sampah bermuara dan menunggu garukan traktor untuk membersihkannya.

 

 

Foto 10 – Kru Solusi Life News berpose bersama tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kemensos RI.

 

 


Sumber : Jawaban.com - Daniel Tanamal
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?