Produser Al-Jazeera English Online, Claudia Theophilus tewas di pegunungan Baakleen, Libanon pukul 02.30 dinihari kemarin. Claudia merupakan salah satu wartawati Malaysia yang saat itu sedang mengadakan kunjungan ke Libanon.
Indikasi kematiannya masih belum dapat dipastikan terkait dengan detil kejadian yang belum jelas. Duta besar Malaysia untuk Libanon, Ilago Karuppannan, mengatakan bahwa Claudia diduga tewas tertembak oleh salah satu temannya secara tidak sengaja.
Menurut penyelidikan polisi, saat itu Claudia dan dua rekannya sedang mencoba sebuah senapan. Tiba-tiba tanpa sengaja senapan itu meledak dan mengenai Claudia sekitar pukul 08.30 waktu Malasya, kemarin.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit di Baakleen dan sedang dilakukan otopsi. Sedangkan dua rekannya yang lain telah ditahan dan diperiksa terkait dengan pemeriksaan sementara sampai kasus ini selesai.
Baca juga artikel yang lain:
Anjing ini Hampir Mati Karena Diduga Gay
Insiden Penembakan Depan Gereja El Shaddai Widuran Solo
Kisah Kekristenan "The Bible" Segera Dirilis
Sumber : tempo.co/EvaIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”