Karena Ibu, Asamoah Gyan Ogah Eksekusi Penalti

Nasional / 20 January 2013

Kalangan Sendiri
Karena Ibu, Asamoah Gyan Ogah Eksekusi Penalti
Budhi Marpaung Official Writer
3297

Mantan pemain klub Inggris Sunderland, Asamoah Gyan, membuktikan diri sebagai anak yang menghormati orang tuanya.

Ketika sang ibu yang sebelum meninggal memintanya untuk tidak lagi mengambil eksekusi penalti saat sedang membela timnas Ghana, ia pun menurutinya hingga kini.

“Saya putuskan untuk tidak mengambil tendangan penalti untuk timnas (Ghana),” tutur Gyan sebagaimana dikutip BBC.

“Saya membuat keputusan ini beberapa bulan lalu. Sebab, sebelum ibu saya wafat (November 2012), dia meminta saya untuk tidak mengambil tugas sebagai penendang penalti,” ujar pria yang kini merumput di klub Uni Emirat Arab, Al Ain.

Jika melihat sejarah di timnas Ghana, Asamoah Gyan memang kerap tidak beruntung apabila mengambil penalti. Tiga tahun lalu, atau tepatnya pada Piala Dunia 2010, Gyan gagal mengeksekusi penalti, sehingga The Black Star tersingkir di perempatfinal oleh Uruguay dalam drama adu penalti.

Kenangan buruk tersebut kembali terulang tahun lalu, di babak semifinal Piala Afrika 2012 melawan Zambia. Gyan yang ditunjuk sebagai algojo ketika Ghana mendapat hadiah penalti, kembali gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Ayah-ibu yang baik pasti selalu menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, dengar-dengaran apabila mereka menyatakan sesuatu karena itu pasti akan membawa keuntungan bagi kita.

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. (Efesus 6:1-3)

Baca juga : 

Kisah Nyata Suami yang Senang Menyakiti Hati Istrinya

Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya

3 Tips Hadapi Putus Cinta Secara Kristiani

Panggilan Darurat 

Solusi Sehat Pasca Menderita Tifus   

Daily Devotional, Kamis (18/1) : Tunggu Sampai Akhir  

Awake My Soul

Sumber : okezone.com / budhianto marpaung
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?