Bocah Tewas Karena Bakar Baterai Ponsel

Nasional / 12 January 2013

Kalangan Sendiri
Bocah Tewas Karena Bakar Baterai Ponsel
Puji Astuti Official Writer
4240

Tewasnya bocah berusia 8 tahun di Kabupaten Tabunan, Bali karena bermain dengan baterai ponsel yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah peringatan bagi orangtua untuk lebih memperhatikan apa yang dimainkan oleh anak-anaknya.

Putu Fernanda, bocah berusia 8 tahun sedang memainkan sebuah baterai ponsel yang telah tidak terpakai dengan teman-temannya, Jumat (11/1). Ketika itu ia memutuskan untuk membakar baterai itu, namun yang terjadi baterai ponsel tersebut meledak setelah dibakar.

"Batere ponsel yang meledak itu masuk ke paha kiri korban," demikian keterangan Komisaris Eko Kurniawan yang menangani kasus tersebut.

Eka Darmawan, ayah Fernanda yang mendengar teriakan anaknya segera keluar rumah dan segera mengeluarkan pecahan baterai yang menancap pada paha kiri korban. Ia pun segera membawa buah hatinya tersebut ke rumah sakit terdekat. Namun sayangnya, Fernanda tidak dapat tertolong lagi karena bocah tersebut kehilangan banyak darah.

Alat elektronik seperti baterai atau ponsel yang tidak terpakai, juga botol-botol yang dapat meledak ketika terkena panas sebaiknya tidak dibuang sembarangan atau dijadikan mainan oleh anak. Jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak-anak, karena keteledoran kecil dapat berakibat fatal seperti yang terjadi pada kasus Fernanda ini.

Baca juga artikel lainnya :

Anak-anak Guruh

Bagaimana Memulai Doa Dengan Pasangan Anda

Makanan Penambah Umur Panjang

Cord Lagu : Lift Up Your Face

Sumber : Beritasatu.com | Puji Astuti
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?