Apakah Benar Sekali Selamat Tetap Selamat ?

Internasional / 30 August 2012

Apakah Benar Sekali Selamat Tetap Selamat ?
Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
10268

"Apakah benar sekali selamat tetap selamat?," demikianlah pertanyaan moderator Ir. P. Jimmy Theja, MBA mengawali sesi kedua debat terbuka "Calvinisme Apakah Alkitabiah" di Sekolah Tinggi Theologi Graphe, Jakarta Utara, Jumat (24/8) lalu.

Adapun topik yang mereka perdebatkan pada sesi ini adalah poin ke lima Calvinisme yaitu Perseverance Of The Saints atau Ketekunan Orang-Orang Kudus.

Pdt.Budi Asali yang mewakili pihak Calvinis dengan tegas menyatakan bahwa tulisan Dr. Suhento Liauw dan Dr. Steven Liauw di websitenya adalah suatu fitnah terhadap ajaran Calvinisme. Mereka menuduh bahwa kelompok calvinis meyakini orang yang sudah ditentukan selamat walau sudah pindah agama tetap selamat.

 "Bila kita menulis dan berbicara tanpa dasar itu adalah suatu kebohongan," ujar Budi Asali 

 

Menanggapi hal ini, Steven Liauw menyatakan bahwa Calvinismelah yang tidak memahami tulisan Steven Liauw yang menitik beratkan pada orang Kristen yang berkemungkinan meninggalkan iman.

"Orang calvinislah yang tidak konsisten. Mereka mengakui kalau keselamatan bersyarat dan syaratnya adalah iman, tapi mereka tidak mengakui kalau orang yang sudah diselamatkan tidak mungkin terhilang," kata Steven Liauw

Menyanggah pernyataan Steven Liauw, Budi Asali tetap bersiteguh orang yang sudah diselamatkan tidak akan meninggalkan imannya karena Allah yang sudah menentukan.

Pihak Baptis juga berpendiran teguh dan menegaskan arti Perseverance Of The Saints dari sudut pandang mereka yang meyakini bahwa orang-orang Kristen Sejati perlu berjaga-jaga karena kemungkinan besar mereka bisa murtad dan bila mereka murtad maka mereka tidak akan bisa lagi diperbaharui atau tidak akan bisa lagi bertobat kembali ke Tuhan Yesus.

Hingga berakhirnya waktu debat sesi kedua, baik pihak Calvinis maupun Baptis Independen tetap berpegang teguh terhadap pandangan masing-masing mengenai makna dari perseverance of the saints


 

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?