Indonesia kembali disorot atas tingkat pengangguran tertinggi di Asia dalam usia muda. Hal ini terlihat dari data yang dirilis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Kaum muda dinilai memiliki tingkat kesulitan mencari pekerjaan lima kali lebih besar daripada pekerja dewasa.
Tingkat pengangguran terbuka usia muda antara 15 hingga 29 tahun di Indonesia mencapai 19,9 persen. Sementara Srilangka 17,9 persen dan Filipina 16,2 persen. Data tersebut, membuat Indonesia menyandang gelar sebagai negara dengan pengangguran usia muda tertinggi di Asia Pasifik.
"Itu terjadi karena ketersediaan lapangan kerja untuk angkatan muda semakin menurun. Apa lagi biasanya mereka pilih-pilih pekerjaan. Karena tidak dapat, akhirnya menganggur," " kata Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Wendi Hartanto, Rabu (11/4).
Beberapa kekhawatiran akan dampak ini adalah kemiskinan massal jika pengangguran usia angkatan kerja tidak terserap pasar kerja dengan baik, tenaga kerja yang rendah, TKI hanya sebagai tenaga kasar, pertumbuhan ekonomi lamban, dan daya saing global rendah. Akibatnya kemiskinan structural mengancam didepan mata.
Tidak usah berpikir jauh untuk menyelesaikan fakta menyedihkan ini. Solusi paling tepat adalah meingkatkan sumber daya kita dengan pengetahuan, relasi sosial dan kewiraan berusaha. Hal tersebut dapat kita tularkan, minimal dalam lingkup keluarga, agar ketika kita telah sejahtera, perubahan pada orang lain akan perlahan membaik.
Sumber : berbagai sumber - nielIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”