Benda mencurigakan yang ditemukan tepat di depan Gereja Bethel Indonesia dan pasar daging babi, di Jalan Sulawesi, Kelurahan Lolu Utara, Palu Selatan, Sulawesi Tengah Senin (19/12) pagi, dipastikan adalah bom. Fakta ini diungkap oleh Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Dewa Parsana. Menurut kapolda, bom yang ditempatkan tepat di depan Gereja Bethel Indonesia dan pasar daging babi ini diduga untuk meneror masyarakat dan kemanan Sulawesi Tengah.
Penyelidikan tentang asal muasal bom ini masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian Sulawesi Tengah. Bomnya sendiri telah diledakkan di markas brimob setempat. Kepala Kepolisian Resor Palu, Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan, bom rakitan aktif ini mirip dengan bom yang sering ditemukan di Kabupaten Poso.
“Bom rakitan di palu hampir serupa dengan bom pipa yang sering ditemukan di Kabupaten Poso,” ujar Kapolres Ahmad Ramadhan kepada wartawan. Saat didisposal oleh tim penjinak bom Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Sulteng, bom rakitan itu berisi material terdiri dari black powder, kabel, baterai, dan pecahan pipa. Dalam bom rakitan tersebut terdapat baterai dan kabel serta menggunakan relay sebagai penghubung dan pemutus arus.
“Meski mirip dengan bom pipa di Poso, namun pelakunya belum diketahui, apakah ‘pemain’ lama atau bukan,” ujar kapolres yang juga mantan kapolres Tolitoli, Sulteng itu.
Mari bersama berdoa agar situasi kondusif terus terjaga di daerah-daerah rawan konflik di seluruh Indonesia. Dan penjagaan Tuhan boleh senantiasa menyertai saudara-saudara seiman agar dapat merayakan Natal dengan suasana aman dan tentram.
Baca juga:
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”