Status Siaga Satu di Papua Bukan Keputusan Bijak!

Nasional / 25 October 2011

Kalangan Sendiri

Status Siaga Satu di Papua Bukan Keputusan Bijak!

daniel.tanamal Official Writer
2214

Keputusan Kepolisian Negara RI dalam menetapkan Siaga 1 untuk wilayah Kepolisian Resor Puncak Jaya, Papua bukanlah sebuah pendekatan yang bijak. Keputusan ini hanya akan  membuat pembenaran bagi penggunaan pasukan yang membuka jalan kekerasan.

Hal inilah yang diungkapkan oleh aktivis KontraS Usman Hamid bahwa pemberlakuan status siaga ini justru menunjukkan ketegangan keamanan di wilayah ini. Usman menganggap situasi Papua masih bisa dikendalikan secara normal. "Ancaman keamanan tidak menunjukkan skala yang masif, meski ada penembakan ke polisi. Itu sporadis," kata Usman di kantor KontraS, Selasa (25/10).

Usman pun menyarankan menyarankan pendekatan dialog damai dengan seluruh komponen masyarakat lebih dikedepankan. "Penggunaan kekuatan keamanan bertentangan dengan pendekatan hati yang sebelumnya diutarakan Presiden untuk selesaikan masalah Papua," tegasnya.

Hal yang sama ditegaskan juga oleh Romo Benny Soesatyo dari Konferensi Wali Gereja Indonesia yang menambahkan, dialog damai menjadi solusi penyelesaian masalah Papua. "Kami butuh ketegasan Presiden untuk berani hentikan kekerasan. Karena kalau tidak, masyarakat Papua akan melepaskan diri. Jangan sampai seperti Timor Timur."

Pemerintah dan aparat keamanan harusnya peka dan solutif terhadap masalah di timur Indonesia itu. Sudah terlalu lama mempergunakan cara yang kurang dialogis. Pendekatan keamanan harus dikesampingkan untuk memajukan pendekatan yang lebih kekeluargaan.

Sumber : berbagai sumber - niel
Halaman :
1

Ikuti Kami