Bijak Hadapi "Karakter" Rekan Sekerja

Career / 13 May 2011

Bijak Hadapi
daniel.tanamal Official Writer
4063

Tentu sangat menyenangkan mempunyai kehidupan profesi yang sesuai dengan apa yang kita inginkan ditambah lagi suasana bersahabat dan kooperatif yang ditunjukan oleh para rekan sekerja kita. pekerjaan yang dianggap berat pun akan terasa ringan akibat dukungan para teman yang membahagiakan. Namun ketika rekan sekerja  menjadi batu sandungan bagi anda, terlebih kehadirannya menghambat kinerja kita, apa yang harus dilakukan?

Banyak ragam perilaku menjengkelkan di kantor. Mulai dari suka mencari muka kepada atasan, senang mengadu domba, senang memanfaatkan demi kepentingan pribadi, dan sebagainya. Menghadapi orang-orang seperti ini memang tidak mudah, karenanya agar keberadaan orang-orang ini tidak mengganggu kita sehingga kita tetap nyaman bekerja, berikut tipsnya:

1. Memahami alasannya

Banyak faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter seseorang. Selain sifat dasar yang diberikan Tuhan sejak lahir, kondisi keluarga dan lingkungan juga sangat berperan besar dalam pembentukan tersebut. Untuk itu berusahalah memahami alasan kenapa si individu bisa berprilaku demikian. Tidak jarang mereka yang suka mencari perhatian biasanya karena sejak kecil memang kurang diperhatikan keluarga maupun lingkungan. Orang-orang seperti ini ‘haus’ perhatian maupun perhargaan. Jika memahami hal ini, kita cenderung untuk berempati terhadap dirinya.

2. Anda bebas bereaksi

Salah satu ciri seseorang dianggap dewasa apabila ia mampu mengendalikan diri dan emosi ketika menghadapi sebuah masalah. Kekuatan ini lahir dari mereka yang sudah memiliki prinsip dan menemukan nilai-nilai dalam hidupnya. Oleh karenanya mereka bebas memilih respon dari setiap stimulus yang datang dari luar dirinya. Sama halnya dalam menghadapi rekan kerja menjengkelkan, Anda bebas untuk memilih respon. Entah itu, mau ikut marah, diam atau bahkan berterima kasih karena belajar sesuatu dari kejadian tersebut. Tidak jarang mereka yang sudah bebas ini dapat tersenyum ketika ‘cobaan’ datang padanya.

3. Ucapkan Syukur

inilah salah satu yang sukar kita lakukan jika menghadapi masalah, yaitu tetap mengucap syukur. Mengapa mengucap syukur? Karena setiap peristiwa yang kita alami, kita dapat belajar dari hal tersebut. Dan pastinya kita menjadi bijak untuk terus melakukan yang tepat dan melupakan hal yang tidak solutif. Karena itu mengucap syukurlah.

 

Sumber : Jawaban.com/DPT
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?