Eksekusi Osama Dikritik Uskup Agung Canterbury

Internasional / 6 May 2011

Eksekusi Osama Dikritik Uskup Agung Canterbury
daniel.tanamal Official Writer
3931

Peristiwa penyergapan tentara Amerika Serikat yang mengeksekusi pimpinan jaringan teroris internasional Osama Bin Laden agaknya terus menjadi perdebatan dan kontroversi diseluruh dunia, bahkan kalangan gerejawi pun banyak yang membuka suara baik itu pro maupun kontra.

Pernyataan terbaru yang paling banyak disorot adalah pernyataan pimpinan Gereja Anglikan Uskup Agung Canterbury yang mengkritik Amerika Serikat karena menembak mati Osama yang tak bersenjata. "Membunuh Bin Laden ketika dia tidak membawa senjata berarti bahwa keadilan tidak dilakukan," kata Uskup Agung itu. 

Uskup Agung bernama Dr Rowan Williams tersebut sejauh ini merupakan tokoh agama paling vokal sejak pasukan khusus AS Navy Seal menyerbu tempat persembunyian Osama dan membunuhnya pada hari Ahad lalu. Dalam konferensi pers di Lambeth Palace, Dr Williams mempertanyakan apakah keadilan telah ditunjukkan oleh tindakan AS. "Membunuh seorang pria tak bersenjata selalu akan meninggalkan perasaan yang sangat tidak nyaman karena tidak tampak keadilan telah dilakukan," katanya. "Beberapa versi kejadian yang berbeda oleh Gedung Putih tidak banyak membantu."

Dr Rowan menambahkan bahwa keadilan harus terus ditunjukan walaupun keadaan mendesak terutama menghadapi para buronan kelas tinggi sekalipun. "Saya tidak tahu rincian lengkapnya. Tapi saya percaya bahwa dalam keadaan seperti itu, ketika kita dihadapkan dengan seseorang yang jelas-jelas penjahat perang, dalam hal kekejaman yang ditimbulkan, adalah penting bahwa keadilan tetap terlihat," tambahnya

Pernyataan inipun sontak mendapat kecaman terutama dari para keluarga korban peristiwa 11 September. Hal ini ditentang oleh  pengacara dan tokoh senior dari politik dan militer mengatakan Dr Williams tidak tinggal di "dunia nyata", sementara keluarga korban peristiwa 11 September menyatakan kemarahan atas pernyataannya.  "Seseorang harusnya memberikan pandangan terhadap semua orang tak bersenjata yang Bin Laden bunuh. Ini adalah hal yang sangat konyol untuk dikatakan."

Sumber : Berbagai Sumber/DPT
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?