Oportunis dan Kepicikan Ancam Pancasila

Nasional / 17 April 2011

Kalangan Sendiri
Oportunis dan Kepicikan Ancam Pancasila
daniel.tanamal Official Writer
4115

Romo Franz Magnis-Suseno, SJ mengingatkan warga Indonesia akan dua bahaya serius yang mengancam ideologi negara Pancasila. “Kita sedang menghadapi dua ancaman serius yakni oportunisme dan kepicikan. Kalau kedua ancaman ini tidak segera ditangani, Indonesia benar-benar dalam bahaya,” ujar Romo Magnis kepada sekitar 300 anggota DPR dan pemuka agama yang menghadiri peluncuran buku berjudul Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas dan Aktualitas Pancasila oleh Yudi Latif, di DPR pekan lalu.

Menurut guru besar STF Driyarkara ini, kaum oportunis adalah orang-orang yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan diri mereka sendiri dan tidak menghiraukan kepentingan orang banyak. Sedangkan orang-orang picik atau berwawasan sempit adalah orang-orang yang tidak suka dengan keberagaman dan lebih memperhatikan kepentingan kelompok. “Orang-orang seperti ini sana sekali tidak bisa menghargai perbedaan agama dan budaya,” kata Romo Magnis.

Hal ini ditanggapi positif oleh Masdar Farid Masudi tokoh PBN yang setuju dengan apa yang disampaikan Romo Magnis. “Oportunisme ini tampak dominan di lembaga legislatif dan ekekutif, sedangkan orang berpikiran picik terjelma dalam diri para pemimpin agama tertentu yang mengajarkan radikalisme dan fundamentalisme,” ungkapnya.

Sikap kepicikan dan oportunitas saat ini memang menyerang seluruh anak bangsa dimana rasa egoisitas dan individualis lebih diutamakan ketimbang persatuan dan kebersamaan. Dengan hukum kasih yang bertanggungjawablah sebagai jawaban atas kondisi bangsa Indonesia saat ini.

 

Sumber : Berbagai Sumber/DPT
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?