Kelompok Pita Hijau, Atur Penyerangan Ahmadiyah

Nasional / 14 February 2011

Kalangan Sendiri
Kelompok Pita Hijau, Atur Penyerangan Ahmadiyah
Lois Official Writer
4229

Kesimpulan sementara yang didapat dari penyelidikan awal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tentang kejadian penyerangan jemaat Ahmadiyah di desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, kabupaten Pandeglang, Banten, adalah bahwa penyerangan itu sudah direncanakan. Kesimpulan ini didapat setelah ditelusuri adalah kelompok tertentu yang mengenakan atribut yang menjadi ciri khas di tempat kejadian.

“Kelompok yang mengenakan pita hijau, mengarahkan massa,” ujar Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Yosep Adi Prasetyo ketika dihubungi oleh Tempointeraktif pada hari Minggu (13/2) kemarin. Hal ini didasarkan pada rekaman penyerangan warga Ahmadiyah yang sudah diserahkan.

Ada tiga kelompok yang berciri khusus, menurut hasil temuan Komisi. Kelompok tersebut adalah kelompok dengan tanda pita hijau, pita biru (massa yang diarahkan), dan tak berpita (massa campuran). Kelompok pita hijau, ia menambahkan, terlihat seperti bertugas memberi komando lapangan. “Mereka (pita hijau) yang menugaskan serangan ke arah mana,” ungkapnya.

Menurut hasil temuan itu, penyerangan pada Sabtu pagi di Cikeusik dilakukan dengan membagi koordinasi massa. Pembagian itu, kemungkinan terjadi di tempat kejadian perkara. “Kami masih mempelajari lagi, tidak boleh percaya data kasat mata saja (rekaman),” papar dia. Dalam rekaman itu, yang beredar luas di jaring sosial youtube.com, terlihat jelas kelompok penyerang ahmadiyah mempunyai ciri khusus dengan pita biru dan pita hijau. Komisi saat ini membentuk tim khusus untuk mengungkap serangan yang merenggut tiga nyawa warga Ahmadiyah tersebut.

Kemajuan penelitian perkara yang dicapai ini hendaknya dibarengi dengan tindakan yang harus dilakukan terhadap kelompok-kelompok tersebut. Entahkah itu memanggil saksi mata, menelusuri kejadiannya, atau apapun yang diperlukan. Sebab, ini bukti bahwa toleransi sudah tercederai di antar umat beragama.  

Sumber : tempointeraktif/lh3
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?