Meskes Taiwan: Jika Single Rawan Sakit Mental

Nasional / 11 April 2010

Kalangan Sendiri

Meskes Taiwan: Jika Single Rawan Sakit Mental

Puji Astuti Official Writer
2814

Menteri Kesehatan Taiwan meminta maaf  kepada publik karena menyatakan mereka yang belum menikah beresiko mengalami sakit mental.

“Saya minta maaf, saya harusnya tidak menggunakan kata “sakit mental”, yang sangat sensitive,” demikian ungkap Yaung Chih-liang pada konfrensi pers.

Yaung membuat berang para pembuat hukum Rabu lalu karena berencana merevisi program kesehatan nasional, dengan meminta mereka yang masih single untuk membayar asuransi kesehatan lebih mahal untuk mendorong generasi muda agar cepat berkeluarga.

Dalam sebuah tayangan di Sanlih TV, Young mengatakan,“Secara umum lebih aman berkeluarga. (Anda) lebih sedikit mengalami sakit mental. Jadi semua orang mohon berkeluarga secepat mungkin.”

Pernyataannya tersebut menuai badai kritik, dengan menganggap pemerintah melakukan pemaksaan pada masyarakat untuk menikah.

Pemerintah Taiwan saat ini sudah putus asa untuk mendorong laju pertumbuhan penduduknya. Saat ini Taiwan merupakan negara dengan laju pertumbuhan penduduk terendah di dunia. Hal ini dianggap Yaung sebagai sesuatu yang sangat tragis, karena akan mengarah pada permasalah sosial di negara tersebut.

Sumber : Telegraph
Halaman :
1

Ikuti Kami