Berdasarkan sebuah penelitian, para ahli menyimpulkan bahwa orang yang makan dengan cepat akan membuat kalori yang masuk lebih banyak dibanding yang makan perlahan yaitu orang yang makan perlahan memiliki asupan kalori 10 persen lebih rendah. Hal tersebut disebabkan karena hormon dalam proses pencernaan dilepaskan lebih cepat. Jadi orang yang makan cepat memiliki resiko kegemukan yang lebih tinggi. Hasil studi ini dimuat dalam The British Medical Journal.
Para ahli juga telah menemukan bahwa hormon yang membuat perut terasa kenyang baru dilepaskan saat seseorang makan selama 30 menit dibanding yang makan 5 menit. Dua hormon pemberi sinyal kenyang tersebut adalah peptide-1 dan peptide YY, kedua hormon ini akan memberikan respon lebih cepat dalam kondisi lambat.
Jadi, jika Anda ingin tetap kurus perhatikan kecepatan makan Anda. Kunyahlah perlahan-lahan dan lihat hasilnya, selain Anda terlihat lebih sopan, Anda juga akan terlihat lebih langsing.
Sumber : kompas.com/danIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”