Ketika Para Pemimpin Bicara

Internasional / 7 November 2009

Ketika Para Pemimpin Bicara
Puji Astuti Official Writer
4725

Pada tanggal 5-6 November 2009 kemarin telah berlangsung The Global Leadership Summit 2009 Indonesia. Sekitar 800 orang pemimpin gereja, bisnis dan organisasi hadir dalam pertemuan tersebut.

The Global Leadership Summit merupakan sebuah acara tahunan yang digagas oleh pendiri gereja Willow Creek Community, Bill Hybels. Melalui pertemuan ini, Bill berharap para pemimpin dapat menjadi jawaban bagi komunitas lokal, bahkan menjadi jawaban bagi dunia ini.

Pada tahun 2009 ini, The Global Leadership Summit diadakan di 50 negara, 300 lokasi, dan menjangkau lebih dari 100.000 pemimpin.

Yang membedakan pertemuan ini dengan acara-acara yang sering diadakan oleh organisasi gereja adalah di The Global Leadership Summit dihadirkan pembicara-pembicara yang telah membuat perbedaan bukan hanya di dunia "rohani" namun juga sekuler, seperti di dunia politik, ekonomi dan juga sosial.

Pembicara-pembicara yang dihadirkan melalui video conference dalam acara ini sangat menginspirasi. Mereka adalah Bill Hybels sendiri, Gary Hamel (Professor di The London School of Business dan Business Thingker The Wall Street Journal), Jesscica Jackley (Co-founder KIVA.org sebuah organisasi pinjaman mikro online), Andrew Rugasgira (Pendiri dan CEO dari Good African Coffee yang dinominasikan sebagai Young Global Leader 2007 oleh World Economic Forum), Wess Stafford (President Compassion International), Craig Groeschel (Senior Pastor dan pendiri LifeChurh.tv), David Gergen (Professor di Harvard's School of Public Leadership dan merupakan penasihat 4 presiden Amerika), Bono (Lead singer band rock U2), Tony Blair (Mantan Perdana Menteri Inggris), dan Harvey Carey (Pendiri dan Senior Pastor dari Citadel of Faith Covenant Church).

Pada summit kali ini, para pemimpin yang hadir ditantang untuk membuat terobosan dalam menjadi terang dan garam bagi dunia ini. Bukan hanya hanya terinspirasi, namun ini adalah sebuah momentum dimana kuasa Tuhan dinyatakan lebih besar lagi di bangsa ini melalui setiap orang percaya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?