Organisasi liga profesional bola basket di Amerika Serikat, National Basketball Association (NBA) melarang semua pemain, wasit dan anggota tim pertandingan lainnya mengakses internet ketika pertandingan sedang berlangsung.
Aturan itu telah disampaikan kepada semua klub liga bola basket terbesar di Amerika serikat tersebut dalam sebuah memo.
Dalam memo itu, NBA secara tegas juga menyatakan bahwa apa yang telah ditetapkannya tersebut bukan secara mutlak melarang mereka sepenuhnya untuk memanfaatkan internet, tetapi lebih kepada mengatur waktu penggunaannya.
Sesuatu yang baru pasti memiliki efek kejut. Peraturan larangan mengakses internet yang dikeluarkan NBA kepada 30 tim basketnya pasti tidak 100% diterima pada saat itu juga, tetapi perlahan-lahan aturan ini pasti diterima juga. Mudah-mudahan organisasi olahraga di Indonesia dapat mengambil pelajaran dari hal ini demi memajukan prestasi cabang-cabang olahraga yang ada. Saat prestasi diraih, merebut hati masyarakat untuk mendukung atlet-atlet mereka pun tidak menjadi sulit lagi.
Sumber : okezone.com/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”